Data tahun 2022 bahkan menunjukkan, bahwa pelajar/mahasiswa termasuk kelompok dengan tingkat kecelakaan tertinggi, yakni sebesar 32,94 persen, dibanding kelompok lainnya.
Sepeda motor yang banyak digunakan para mahasiswa juga menjadi kendaraan yang paling sering terlibat kecelakaan lalu lintas, dengan kontribusi sebesar 77,6 persen.
Baca Juga: Peringati HUT ke-62, Jasa Raharja Berkomitmen Terus Optimalkan Pelayanan
“Hal-hal tersebut menjadi alasan mengapa kami menyelenggarakan PPGD khusus bagi mahasiswa UNPAD Jatinangor,” ungkap Dewi.
Di sisi lain, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa Jasa Raharja terus berperan aktif dalam menurunkan angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban.
“Salah satunya melalui kegiatan edukatif seperti Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD),” ujarnya.
Baca Juga: Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Kesiapan Operasi Lilin Candi 2022
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat dalam memberikan ppertolongan pertama pada korban kecelakaan.
pihak Serta mana saja yang harus dihubungi untuk membantu korban kecelakaan.
”Sehingga jumlah korban meninggal dunia bisa ditekan,” ujarnya.
Baca Juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Bus di Magetan
Lebih lanjut Rivan menyampaikan, saat ini Jasa Raharja tengah menginisiasi program Socio Engineering bertajuk “Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL)”.
Melalui metode ini, Jasa Raharja meminta bantuan para pengembang untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan di setiap akhir pelajaran.
“Pesan-pesan keselamatan yang disampaikan, seperti hati-hati dalam perjalanan, hati-hati berkendara, dan selalu menggunakan helm.
“Apabila disampaikan secara layang-layang dan masif oleh para pengajar, akan tertanam dalam pikiran dan kesadaran mahasiswa untuk selalu berhati-hati di jalan,” imbuh Rivan.