Kabar BUMN - Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, PT Pegadaian bekerja sama dengan Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) serta Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL).
Ketiga pihak ini berkolaborasi untuk mengembangkan Kampung Bahari Nusantara melalui program Gade Integrated Farming.
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir ini dimulai di Kampung Bungin, Desa Pantai Bakti, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kampung Bungin memiliki potensi ekonomi yang tinggi di sektor perikanan dan rumput laut.
Baca Juga: Manfaatkan Potensi Energi Surya di Indonesia, PLN Icon Plus Gandeng 10 Mitra Kembangkan PLTS Atap
Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) pihaknya konsisten menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Hal tersebut diwujudkan melalui program The Gade Integrated Farming.
"Pada program ini, kami memberikan bibit rumput laut serta pelatihan, sekaligus pendampingan yang akan dilakukan oleh INTANI kepada 35 petani rumput laut baik dalam hal budidaya," kata Eka.
"Selain itu ada juga bimbingan pembuatan pupuk organik, perbaikan lahan pertanian rumput laut hingga cara pemasarannya di pasar lokal maupun pasar ekspor," imbuhnya.
Baca Juga: Lionel Messi Gabung Inter Miami, Cristiano Ronaldo: Liga Arab Saudi Lebih Baik Ketimbang MLS
Mayor TNI AL, Deny Aprianto Putro, menyatakan optimis bahwa program Kampung Bahari Nusantara yang digagas oleh Korps Marinir TNI AL akan memberikan banyak manfaat.
"Program yang melibatkan masyarakat ini tentu dapat memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Intani, Guntur Subagja Mahardika menyambut hangat kolaborasi dengan Pegadaian dan TNI AL.