Kabar BUMN - Kantor cabang PT Pertamina International Shipping (PIS) di Middle East yakni PIS ME berhasil mengantongi empat transaksi bisnis sekaligus dengan para pemain global.
Empat kerja sama tersebut untuk kapal milik PIS, yakni kapal Gas Walio, Gas Widuri, Gas Arjuna, dan Gas Ambalat.
Kapal Gas Arjuna dan Ambalat disewa oleh SHV Gas Supply & Risk Management.
Baca Juga: Lebarkan Sayap ke Pasar Global, PIS Beli Kapal Tanker 'PIS Sumatera'
Sementara Gas Walio disewa Geogas Trading SA, dan Gas Widuri disewa oleh Vitol SA
“Penandatanganan kerja sama ini menandakan keberhasilan agresivitas PIS ME dalam meningkatkan pendapatan di pasar internasional, sekaligus membuktikan pembelaan armada-armada milik PIS yang memenuhi kualifikasi untuk mengarungi perairan skala global,” ujar CEO PIS Yoki Firnandi, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pertamina-pis.com, Jumat (28/7/2023).
Adapun, total kontrak dari 4 kerja sama tersebut mencapai US$49,34 juta atau setara dengan Rp740,15 miliar (kurs dolar Rp 15.000).
Baca Juga: Jaga Komitmen Dukung Energi Hijau, CEO PIS: 146 Kapal Kami Sudah Gunakan Biodiesel
Jumlah tersebut untuk durasi kontrak selama 6 bulan hingga 3 tahun.
Kerja sama ini sekaligus menambah rute baru armada PIS di perairan internasional.
Sejumlah negara baru dilewati armada PIS antara lain Chile (Amerika Selatan), Puerto Rico (Amerika Serikat), Republik Dominika (Karibia), Tanzania, Polandia, hingga Portugal.
Baca Juga: Ekspansi Pasar, PIS Singapore Rebranding Menjadi PIS Asia Pacific
Country Manager PIS ME Andra Palawi menambahkan, selain sukses komersialisasi 4 kapal tersebut, PIS ME juga melakukan terobosan bisnis yang menambah pendapatan perusahaan.
“Untuk pertama kalinya, Pertamina melalui PIS ME melakukan kerja sama pool tanker dengan Neptune VLGC Pool melalui skema TC-syndication untuk 1 unit kapal VLGC masuk ke dalam pool.