trending

Dinyatakan Lolos Uji Static Test, Pertamina Patra Niaga Beberkan Perkembangan Terbaru SAF

Sabtu, 5 Agustus 2023 | 17:21 WIB
Lolos Uji Static Test, Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan SAF untuk Rangkaian Ground Test dan Flight Test. (pertaminapatraniaga.com)

Kabar BUMN - Pertamina Patra Niaga membeberkan perkembangan terbaru terkait produk barunya, yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF).

SAF saat ini memang masih dalam tahap pengembangan dan rangkaian uji coba.

Meski begitu, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan SAF.

SAF sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, ITB, APROBI, BPDPKS, LEMIGAS, BRIN, Garuda Indonesia dan Garuda Maintenance Facility, serta Pertamina Group yakni Pertamina melalui Research & Technology Innovation (RTI), Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan Pertamina Patra Niaga.

Baca Juga: Lowongan Kerja di Garuda Indonesia dengan Deadline 14 Agustus 2023, Simak Ketentuannya

Direktur Pemasaran Pusat & Niaga, Maya Kusmaya mengatakan pihaknya sedang fokus dalam pengembangan SAF.

Menurut Maya, ini adalah bentuk tanggung jawab Pertamina Patra Niaga dalam melakukan inovasi bahan bakar di industri penerbangan.

"Kami terus mempersiapkan sarfas dan kompetensi tim Pertamina Patra Niaga untuk menyalurkan SAF sebagai inovasi bahan bakar aviasi yang lebih baik bagi industri penerbangan," kata Maya.

Komitmen awal dukungan Pertamina Patra Niaga ini dilakukan melalui penerimaan sekitar 80 ribu liter di Soekarno Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI) dari Cilacap.

Baca Juga: Yuk Intip Keindahan Pantai Paal, Surga Tersembunyi di Sulawesi Utara yang Cocok Masuk List Destinasi Liburan

Pada target awal, SAF yang diterima ini akan digunakan untuk rangkaian tes, yang terakhir adalah untuk kebutuhan static test.

Static test ini akan dilakukan pada mesin jet CFM56-7B yang biasa digunakan pada pesawat komersil di fasilitas Test Cell milik GMF Aeroasia sebesar 25 ribu liter.

Maya menjelaskan bahwa static test SAF menunjukkan hasil yang baik, dimana tidak didapatkan perbedaan signifikan pada response engine dengan hasil tes bahan bakar aviasi Jet-A1 yang selama ini disalurkan.

"Artinya, kualitas SAF jika dilihat dari static test cukup serupa, sehingga bisa dilanjutkan ke tes selanjutnya, mulai dari ground test hingga fight test," tutur Maya.

Halaman:

Tags

Terkini