trending

Peringati Tahun Baru Hijriah, Pertamina Patra Niaga Gelar Tausiah Hadirkan Ustaz Hanan Attaki

Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:00 WIB
Ilustrasi tausiah (Freepik)

Kabar BUMN – PT Pertamina Patra Niaga bersama PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyelenggarakan tausiah di Aula Wisma Tugu 1 pada hari Senin, 7 Agustus lalu.

Tausiah ini mengangkat tema “Energi Mengisi Tahun Baru Islam 1445 Hijriah.”

Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga, Arya Suprihadi mengatakan bahwa acara ini penting dilakukan untuk bersama-sama memperingati tahun baru Hijriah dan menambah iman serta takwa.

Baca Juga: Dalam Rangka Menyambut HUT RI ke-78, KAI Commuter Resmi Luncurkan KMT Edisi Khusus

“Mengangkat tema energi, ini tepat sekali dengan pekerjaan kita sebagai penyalur energi, agar jangan sampai energi terputus dan tidak ada semangat," jelas Arya.

"Pada kesempatan kali ini, mudah-mudahan kita mendapatkan ilmu serta wawasan keagamaan, sekaligus meningkatkan iman dan ketakwaaan kita,” tambahnya.

Ustaz Hanan Attaki diundang untuk hadir dalam tausiah. Ia menjelaskan arti dan keistimewaan dari tahun Hijriah.

Baca Juga: Panduan Memilih Sepatu untuk Jalan Kaki dan Jogging

“Tahun Masehi adalah tahun kita beraktivitas sehari-hari (jadwal kehidupan kita di bumi). Sedangkan tahun Hijriah merupakan jadwal langit sebagai fungsi Allah mengisyarakatkan tahun Hijriah. Sebagaimana kita disiplin oleh jadwal bumi agar bisa sukses, tetapi perlu juga disiplin dengan jadwal langit agar bisa berkah. Seperti waktu untuk membayar zakat, puasa, dan sebagainya,” jelas Ustaz Hanan.

Ustaz Hanan mengatakan bahwa dalam peristiwa Hijriah muncul dua golongan yang paling sukses di antara umat Islam, yaitu golongan Muhajirin dan golongan Anshar.

Kedua golongan tersebut merupakan potret masyarakat paling ideal.

Baca Juga: Jatuh Cinta Dengan Kecantikan Lima Tujuan Wisata Bahari di Indonesia, Pantai dan Bawah Laut Sama Mempesonanya

“Muhajirin adalah golongan yang sedang susah karena mereka berjalan di jalan Allah, atau yang bisa disebut dengan hijrah. Kelebihan dari Muhajirin adalah sabar," kata Usatz Hanan.

"Sedangkan kelebihan dari Anshar adalah berlapang dada kepada golongan Muhajirin, contohnya tidak pernah cemburu dan bersyukur jika Allah memberi nikmat kepada orang lain, dan golongan Anshar ini tidak luput berlomba-lomba memberikan bantuan,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini