Baca Juga: Optimalkan Layanan Kanker Dalam Negeri, IHC Akan Hadirkan PET Scan di Bali
Di samping itu, data menunjukkan selama tujuh bulan pertama pada tahun 2023, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar US$ 21,2 miliar, menurun dibandingkan surplus pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 29,1 miliar.
"Melihat tren pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik, kami meyakini pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 5,04 persen di tahun 2023," ujarnya.
Tidak hanya secara makro, Andry menambahkan sektor perbankan juga masih menunjukan tren positif, meski mulai termoderasi.
Pertumbuhan kredit pada bulan Juni 2023 tumbuh 7,76 persen melambat jika dibandingkan akhir triwulan I 2023 sebesar 9,9 persen.
Di sisi lain, pertumbuhan dana pihak ketiga juga terus melambat, tercatat mencapai 5,79 persen pada bulan Juni seiring perilaku nasabah yang kembali menggunakan dananya untuk konsumsi atau investasi.
"Tantangan ke depan memang tidak akan berkurang dibanding tahun ini, namun kami yakini bahwa di tengah volatility selalu terdapat opportunity," tutup Andry.