Kabar BUMN - Jelang kegiatan operasi KA Cepat, KCIC terus melakukan persiapan dengan sangat matang baik terhadap SDM maupun perawatan KA Cepat itu sendiri.
Untuk mencetak kompetensi SDM Indonesia yang hebat, para petugas KCIC mendapatkan transfer knowledge untuk merawat KA Cepat sebelum operasi resmi dimulai.
GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan bahwa perawatan KA Cepat akan menggunakan standar internasional. Perawatan KA Cepat menjadi salah satu bagian penting agar operasi KA Cepat bisa berjalan dengan aman, lancar dan nyaman.
“Perawatan KA Cepat adalah aspek vital dan menjadi perhatian untuk memastikan perjalanan KA Cepat berjalan tanpa kendala. Karena itu kemampuan dan kompetensi SDM terus kami asah melalui proses transfer teknologi dan pengetahuan yang berjalan dari para tenaga ahli yang telah terlatih untuk merawat KA Cepat,” ujar Eva, dilansir Kabarbumn.com dari kcic.co.id.
Kehadiran KA Cepat di Indonesia memberikan kesempatan kepada SDM Indonesia untuk meningkatkan kompetensi di bidang perkeretaapian. Hal ini tentunya berdampak positif terhadap perkembangan dunia perkeretaapian di Indonesia.
Saat ini, 160 pegawai tengah mendapatkan transfer pengetahuan mengenai perawatan KA Cepat di Depo Tegalluar dari tenaga ahli. 40 diantaranya merupakan pegawai yang nantinya akan ditempatkan sebagai EMU Maintenance atau petugas perawatan sarana.
Baca Juga: Tertinggi Sejak 2008, Pertamina EP Tarakan Field Berhasil Produksikan Minyak Capai Total 2.700 BOPD
“SDM Indonesia bisa mempelajari langsung hal-hal terkait perawatan dan pemeliharaan KA Cepat langsung dari tenaga ahli. Tentu saja hal ini menjadi investasi yang sangat baik untuk masa depan dunia perkeretaapian Indonesia,” lanjutnya.
Depo Tegalluar sendiri menjadi tempat parkir dari 11 rangkaian kereta penumpang dan 1 rangkaian kereta inspeksi dari KA Cepat relasi Jakarta-Bandung.
Depo seluas 85,4 hektar ini memiliki 7 area utama yang berfungsi untuk memenuhi berbagai kebutuhan perawatan maupun operasional KA Cepat. Seluruh area tersebut memiliki fungsi yang berbeda dari perawatan ringan hingga perawatan berat.
Baca Juga: Dukung Kelompok Nelayan, PT Timah Serahkan Bantuan untuk Tingkatkan Hasil Tangkapan
Sementara di Depo Tegalluar, pemeriksaan KA Cepat dilakukan di semua aspek secara berkala. Perawatan reguler terhadap KA Cepat dilakukan tiap 2 hari sekali setelah jam operasional usai.
Perawatan meliputi penggantian spare part dan pengecekan ultrasonic untuk mendeteksi keretakan pada komponen kereta.