trending

Enero, Anak Usaha PTPN X Siapkan 1900 Kiloliter Bioetanol Fuel Grade untuk Pertamax Green

Kamis, 28 September 2023 | 18:00 WIB
Ilustrasi. Enero, anak usaha PTPN X siapkan 1.900 kiloliter bioetanol fuel grade untuk Pertamax Green (ptpn10.co.id)

Kabar BUMN - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melalui anak usahanya PT Energi Agro Nusantara (Enero) berkomitmen penuh mendukung Program Strategis Nasional (PSN) Ketahanan Energi Nasional.

Dukungan ini diejawantahkan melalui pengimplementasian bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan.

Tahun 2023 ini, PT Enero menyiapkan 1.900 kiloliter bietanol fuel grade untuk diserap Pertamina sebagai bahan campur untuk Pertamax Green.

Baca Juga: Barata Indonesia Serahkan Pabrik Bioethanol Mojokerto ke PTPN X

Direktur PT Enero Puji Setiyawan menjelaskan, Enero memiliki kapasitas 100 Kiloliter Per Day (KLPD). “Saat ini 50% kapasitas pabrik kami optimalkan untuk memproduksi fuel grade, sisanya kami gunakan untuk produksi ENA Grade,” terang Puji.

Tahun 2024 mendatang, 70% hingga 80% kapasitas PT Enero akan digunakan untuk produksi fuel grade. Peningkatan produksi akan dilakukan seiring dengan besarnya serapan bioetanol dari Pertamina.

PT Enero sendiri siap untuk memproduksi bioetanol fuel grade dengan mengoptimalkan kapasitas pabriknya.

Baca Juga: PTPN X Berhasil Giling 4,09 Juta Ton Tebu

Puji menuturkan, “Sampai saat ini, Pertamina baru mengambil 60 kiloliter untuk kebutuhan Pertamax Green, sebagai uji coba di beberapa pom bensin di Surabaya dan Jakarta.”

“Harapannya pengambilan bioetanol fuel grade bisa segera dilakukan secara bertahap dan kontinyu, sehingga Pertamax Green bisa segera diaplikasikan,” tambah Puji.

Pencampuran bietanol dalam bahan bakar kendaraan sudah diuji keamanannya, sehingga tidak akan merusak mesin kendaraan. Penerapannya pun sudah dibuktikan di beberapa negara seperti Brazil dan Thailand.

Baca Juga: PTPN X Targetkan 1.200 Ton Produksi Daun Kering

Bioetanol yang diproduksi PT Enero berasal dari tetes tebu yang dihasilkan pabrik gula. Dari 4 kilogram tetes dapat menghasilkan 1 liter Bietanol. Bioetanol sendiri memiliki prospek menjanjikan ke depannya.

Pemerintah akan merencanakan pembangunan empat pabrik bioetanol di wilayah Sumatra dan Jawa sampai dengan tahun 2028.

Halaman:

Tags

Terkini