"Tools pencatatan keuangan digital ini akan mempermudah UMKM melakukan pencatatan transaksi tanpa perlu memahami dasar-dasar akuntansi,” jelasnya.
Baca Juga: Gelar Kelas Bisnis UMKM 2023, Jamkrindo Berupaya Tingkatkan Kompetensi UMKM di Tanah Air
Dalam workshop tersebut, turut disosialisasikan platform UMKM Layak.
Itu merupakan platform untuk analisis kelayakan usaha UMKM dan menjembatani pelaku UMKM mengikuti pelatihan seputar dunia usaha.
Anggit menjelaskan, sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo terus melakukan inovasi untuk meningkatkan aksesibilitas finansial UMKM dan koperasi dengan menghadirkan marketplace guarantee ‘UMKM Layak’.
Baca Juga: HUT ke-53, Jamkrindo Komitmen Tingkatkan Kinerja dalam Menjembatani Aksesibilitas Finansial UMKM
Platform UMKM Layak sendiri memiliki sejumlah fitur untuk membantu pelaku UMKM mengelola usahanya.
Seperti fitur Pembiayaan UMKM yang menghadirkan layanan Asesmen Kondisi Usaha & Fasilitasi Akses Pembiayaan.
Ada pula fitur Pelatihan dan Pendampingan UMKM yang berisi Materi Sharing UMKM, Forum Diskusi UMKM, dan Informasi Pelatihan Usaha.***
Baca Juga: Rayakan Idul Adha, PT Jamkrindo Berbagi Daging Hewan Kurban