Kabar BUMN - PT Aneka Tambang Tbk atau ANTAM kembali mengukir prestasi gemilang.
Baru-baru ini, ANTAM menerima tiga Penghargaan Dharma Karya ESDM 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penghargaan tersebut diberikan di sela-sela peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-78 pada Senin (2/10/2023) lalu.
Baca Juga: ANTAM Borong 14 Penghargaan Good Mining Practice Award 2023
Penghargaan Dharma Karya ESDM 2023 ini merupakan bentuk apresiasi kepada perseorangan, kelompok, atau institusi yang telah berjasa dalam pengembangan sektor ESDM.
“Apresiasi yang diberikan kepada Insan ANTAM ini merupakan wujud nyata dari komitmen Perusahaan untuk mendukung peningkatan kompetensi pegawai dan terus melakukan inovasi guna mewujudkan operational excellence yang dijalankan dengan mengedepankan good mining practice.
"ANTAM, sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor sumber daya mineral sehingga memberikan manfaat terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” kata Direktur Operasional dan Produksi ANTAM, Hartono, seperti dikutip KabarBUMN.com dari antam.com, Sabtu (7/10/2023).
Baca Juga: Corporate Credit Rating ANTAM Tahun 2023 Menjadi BB+/Outlook Stabil
Adapun, penghargaan tersebut diraih oleh tiga kelompok Gugus Kendali Mutu (GKM) yang diprakarsai oleh sejumlah insan ANTAM.
Kelompok pertama adalah GKM Sicepat dari dari Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Maluku Utara yang anggotanya terdiri dari Akmal Wahyu, Hardiyanti Hendrik, Arwaldi, Abubakar Malik, dan Fikri Hidayatullah.
Berkat inisiasi ini, ANTAM berhasil mempercepat proses pelaporan hasil analisis sampel bijih nikel ke pelanggan internal di Biro Quality Control dari 4.227 menit menjadi 1.722 menit per bulan selama lima bulan menggunakan Aplikasi Sicepat Kilat berbasis Google Appsheet.
Baca Juga: Proyek Pembangunan P3FH Antam Mulai Masuki Tahap First Metal Tapping
Kedua ada GKM Super Dream Team HSE dari UBP Bauksit Kalimantan Barat yang beranggotakan Sukirno, Andi M. Abdillah, Dian Adnan Firdaus, Toni Saputra, dan Suhairi.
Kelompok ini berhasil melakukan optimalisasi sistem revegetasi dan pengendalian erosi serta sedimentasi dengan memanfaatkan kembali limbah organik dan anorganik pada kegiatan reklamasi lahan di wilayah UBP Bauksit Kalimantan Barat.