Kabar BUMN - Hasil tranformasi yang sudah 4 tahun dijalani, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sukses mencatatkan sejarah, salah satunya dari sisi kinerja keuangan tertinggi pada tahun buku 2022.
“Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp12,6 triliun atau naik 59 persen dari tahun sebelumnya yang senilai Rp7,9 triliun," kata Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Niko Chandra.
Sebagai pemilik mayoritas saham BUMN, negara tidak hanya mendapatkan pemasukan dari pajak, tetapi juga menikmati hasil usaha yang baik dari PTBA.
Baca Juga: Tingkatkan Sinergisitas, KAI dan PTBA Tanda Tangani Perjanjian Angkutan Batu Bara
"Peningkatan penerimaan negara dari dividen ini mendukung pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19," ujar Niko.
Transformasi BUMN yang dijalankan Kementerian BUMN, PTBA aplikasikan dalam berbagai pembenahan dan inovasi untuk menyesuaikan perusahaan dengan berbagai perubahan.
Tidak terbatas pada kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara, Kementerian BUMN juga mendorong PTBA meningkatkan perannya sebagai agen pembangunan. Untuk itu, PTBA turut berupaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Budidayakan Kaliandra Merah di Lahan Seluas 80 Hektare, PTBA Siap Kembangkan Energi Biomassa
Menurut Niko, PTBA sebagai Anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID terus melakukan transformasi melalui diversifikasi bisnis untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Salah satunya dengan masuk ke bisnis energi baru terbarukan (EBT).
“Perusahaan juga berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi batu bara," papar Niko.
Penguatan tata kelola perusahaan yang didorong Kementerian BUMN saat ini menjadi fondasi untuk pengelolaan yang lebih baik ke depan sehingga BUMN menjadi lebih akuntabel untuk dapat mencapai tujuan-tujuan perusahaan.
Baca Juga: Konsisten Lakukan Inovasi, PTBA Dianugerahi 3 Penghargaan Dharma Karya ESDM 2023
Niko menegaskan, transformasi yang telah dilakukan Kementerian BUMN akan membuat BUMN semakin tangguh di masa mendatang.
“Ini menjadi pijakan kami di BUMN untuk naik kelas, meningkatkan daya saing, sehingga lebih kompetitif. Dengan demikian dapat mendukung tercapainya cita-cita Indonesia menjadi negara maju," imbuhnya.