Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali membuktikan konsistensinya dalam menghadirkan mutu dan standar kualitas pelayanan yang terus meningkat melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Komitmen tersebut berhasil mengantarkan Perusahaan dalam meraih kembali penghargaan emas dalam ajang SNI Award 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Jakarta, pada Kamis (16/11).
Penganugerahan SNI Award kali ini mengusung tema '18th National Quality Award of Indonesia'.
Pemberian penghargaan emas SNI Award 2023 untuk Jasa Marga diserahkan langsung oleh Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Kementerian Koordinator Perekonomian Rizal Edwin kepada Direktur Bisnis Fasilitas Jalan Tol PT Jasamarga Related Business (JMRB) Bimo Esmunantyo yang mewakili manajemen Jasa Marga.
Bimo mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk konsistensi Jasa Marga dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan mutu dan kualitas sesuai standar yang telah ditentukan, serta dapat memberikan nilai tambah untuk perusahaan khususnya di sektor-sektor terkait pelayanan publik.
"Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi berupa penghargaan kategori Emas dari BSN untuk Jasa Marga pada ajang SNI Award 2023 kali ini. Penghargaan ini membuktikan konsistensi Jasa Marga dalam menghadirkan mutu dan standar kualitas pelayanan yang berkelanjutan melalui penerapan SNI dan menjadi komitmen kami untuk selalu memberikan pelayanan yang maksimal dan bermutu dalam melayani masyarakat Indonesia," kata Bimo.
Dalam sambutannya, Kepala BSN Kukuh S. Achmad mengatakan gelaran SNI Award 2023 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menstimulasi peningkatan penerapan SNI oleh para pelaku usaha, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan organisasi.
“SNI Award merupakan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada para pelaku usaha serta organisasi yang konsisten menerapkan Standar Nasional Indonesia. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi industri Indonesia untuk menerapkan standardisasi dan penilaian kesesuaian dalam mewujudkan organisasi yang berkelanjutan,” tutur Kukuh.
Penilaian SNI Award dilakukan berdasarkan pada performance organisasi berdasarkan tujuh kriteria, yaitu kepemimpinan, strategi, pelanggan, manajemen sumber daya, operasi (proses bisnis), analisis dan peningkatan kinerja, serta hasil bisnis.
Baca Juga: Mengenal 7 Camilan Khas Nusantara yang Terbuat dari Singkong, Dari Gethuk hingga Misro
Kriteria tersebut dikembangkan berdasarkan pendekatan kerangka kerja Malcolm Baldridge, SNI ISO 9004:2018, manajemen mutu panduan mencapai sukses berkelanjutan, serta sistem penilaian kinerja yang lain.
“Memasuki pelaksanaannya yang ke-18, penilaian dalam SNI Award tentu semakin ketat. Dewan Juri SNI Award tidak hanya mempertimbangkan hasil dari penilaian evaluator, tapi juga berdasarkan hasil wawancara mendalam dengan CEO perusahaan peserta SNI Award. Hal-hal yang ditanyakan dalam wawancara terkait dengan isu global, rencana strategis jangka panjang termasuk bagaimana agar perusahaan menjadi organisasi berkelanjutan,” ungkap Kukuh.