trending

Kinerja Perseroan Tumbuh Positif, Mitratel Catat Kenaikan Pendapatan Sebesar 11,9% pada Kuartal III-2023

Minggu, 19 November 2023 | 09:00 WIB
Mitratel catatkan pertumbuhan laba pada kuartal III-2023. (Dok. Mitratel)

Kabar BUMN – Strategi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) untuk melanjutkan ekspansi, dan pengelolaan biaya secara lebih efisien termasuk melalui digitalisasi pada proses bisnis, membuahkan hasil positif.

Hal ini tercermin pada pencapaian kinerja perseroan Kuartal III-2023.

Pendapatan tumbuh pesat sehingga berdampak pada peningkatan EBITDA dan mengerek laba bersih.

Baca Juga: 5 Tips Bermanfaat Menghemat Budget Agar Liburan di Momen Tahun Baru Lebih Menyenangkan

Mitratel membukukan kenaikan pendapatan sebesar 11,9% dari Rp5,6 triliun pada sembilan bulan pertama 2022 menjadi Rp6,3 triliun pada sembilan bulan pertama 2023 (year on year/yoy).

Perolehan ini didorong oleh peningkatan jumlah menaradan serat optik, baik secara organik maupun anorganik, yang disertai kenaikan jumlah penyewa (tenant) dan kolokasi.

“Sejak sebelum initial public offering (IPO) sampai hari ini, kami terus memperbanyak jumlah menara dan serat optik, terutama di kawasan luar pulau Jawa. Kini, kami menikmati hasilnya dalam bentuk pertumbuhan jumlah penyewa dan kenaikan pendapatan,” kata Theodorus Ardi Hartoko, Direktur utama MTEL.

“Tantangan kami ke depan adalah bagaimana meningkatkan produktivitas aset yang tercermin dari kenaikan tenancy ratio, dan efisiensi operasi termasuk melalui digitalisasi sehingga berdampak positif pada kenaikan marjin,” lanjutnya.

Baca Juga: ANTARA Buka Loker BUMN untuk Posisi Technical Support, Syarat Pendidikan Minimal S1, Cek Kualifikasi Lengkapnya

Pertumbuhan kepemilikan menara ini berhasil diimbangi dengan kenaikan jumlah penyewa sebesar 10,5% menjadi 55.704 tenant dari sebelumnya 50.390 tenant (yoy).

Sementara jumlah kolokasi melonjak 21,3% menjadi 18.613 dari sebelumnya 15.339 kolokasi (yoy).

Sepanjang tahun ini, Mitratel juga berhasil memperpanjang serat optik menjadi 29.042 Km.

“Kami meyakini bahwa lanskap bisnis industri telekomunikasi ke depan akan ditandai dengan divestasi menara dan fiberoptik milik industri MNO. Operator telekomunikasi melakukan hal itu karena ingin lebih fokus pada inovasi produk yang memberikan nilai tambah (added value) dan pemenuhan kebutuhan konsumen. Perubahan ini tentu menjadi peluang bagi Mitratel untuk menjadi partner strategis dan tumbuh bersama mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Terus Tingkatkan Pelayanan Berbasis SNI, Jasa Marga Kembali Raih Penghargaan Emas di Ajang SNI Award 2023

Halaman:

Tags

Terkini