trending

Cadangan Minyak Baru Ditemukan di Bekasi, Begini Kontribusi Aktif Elnusa

Selasa, 26 Desember 2023 | 21:30 WIB
Elnusa berkontribusi dalam penemuan cadangan minyak baru di Bekasi. (elnusa.co.id)

Kabar BUMN – PT Elnusa Tbk (Elnusa) turut berkontribusi aktif dalam penemuan cadangan minyak baru pada kegiatan pengeboran sumur eksplorasi East Pondok Aren (EPN-001).

Adapun tajak sumurnya telah dilakukan oleh PT Pertamina EP Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina pada 18 Agustus 2023 di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Elnusa melakukan pekerjaan untuk Tubing Conveyed Perforation (TCP) saat Drill Stem Test (DST) yang pertama pada 25 November 2023, dilansir KabarBUMN.com dari elnusa.co.id.

Baca Juga: Tropikana Water Park Jadi Wisata Air Paling Estetik se-Indonesia, Intip Harga Tiket Masuk Kolam Renang Cabang Cirebon

Dalam kegiatan eksplorasi di sumur EPN-001, Elnusa membawa teknologi baru untuk aktivitas TCP yaitu menggunakan steam gun saat membuat lubang pada casing.

Biasanya, untuk metode TCP konvensional penetrasi pelurunya hanya sekitar 45 inchi.

Sementara dengan metode steam gun, pengerjaanya bisa menambah penetrasi sehingga dapat memperdalam rekahan hingga 3 meter.

Baca Juga: Antisipasi Puncak Arus Kedua Jelang Akhir Tahun, ASDP Terus Perkuat Layanan Operasional Pelabuhan dan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Melalui teknologi tersebut, Elnusa dapat menekan biaya operasi juga meningkatkan produktivitas RIG dengan maksimal.

Direktur Operasi Elnusa Charles Harianto Lumbantobing, menerangkan, “Kami sangat bergembira dan bersyukur atas upaya kami dalam kegiatan eksplorasi di sumur EPN-001 ini."

"Dari pekerjaan tersebut formasinya terindikasi terdapat aliran minyak dengan grade API 32 yang tergolong bagus, sementara untuk estimasi tekanan reservoir yang terbaca di kedalaman perforasi adalah 5.200 psi. Lalu ada juga ditemukan gas yang terbakar pada saat di-flaring,” kata Charles.

Baca Juga: 4 Keelokan Alam Sumba yang Memikat Mata dan Hati, Tidak Sedikit yang Masih Alami

Charles juga menyebutkan bahwa interval kedalaman perforasi yang telah dilakukan pada saat DST pertama mencapai 7 meter dari kedalaman 2.643-2.650 meter.

Lalu DST yang kedua ditargetkan akan ada interval kedalaman sekitar 3 meter pada kedalaman 2.587-2.590 meter.

Halaman:

Tags

Terkini