IPCM juga mencatatkan kenaikan laba sebesar Rp119,78 miliar, naik 17,81% dari Rp101,67 miliar (YoY).
Direktur Utama IPCM Shanti Puruhita mengatakan “Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, IPCM secara konsisten membagikan dividen interim pada akhir tahun.”
Baca Juga: Persiapan Pelindo Hadapi Puncak Arus Balik Nataru 2023/2024
Ini merupakan salah satu bentuk komitmen IPCM kepada pemegang saham yang senantiasa mendukung pencapaian IPCM.
Komersialisasi bisnis IPCM sepanjang tahun 2023 juga dapat dilihat dari berbagai penandatanganan kerja sama IPCM dengan para mitra.
Antara lain dengan ditandatanganinya beberapa perjanjian jangka panjang dengan PT Cemindo Gemilang Tbk, PT Nusantara Regas, PT Jawa Satu Power, PT Cirebon Electric Power, PT Cirebon Energi Prasarana, PT Langlang Laju Layang dan PT Pelabuhan Bukit Prima.
Selain itu, IPCM juga telah menandatangani kesepakatan kerja sama terkait jasa pemanduan dan penundaan dengan Subholding Pelindo Jasa Maritim untuk seluruh wilayah Regional 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Shanti menjelaskan, “Dengan adanya sejumlah komersialisasi bisnis ini, IPCM mampu melihat peluang ekspansi dari perkembangan TUKS dan Tersus. Ini menyokong pertumbuhan pendapatan IPCM.”
Termasuk juga dengan sejumlah rangkaian penyesuaian tarif yang diupayakan IPCM mulai Maret 2023.
Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Transformasi Branch Tanjung Emas Melalui Implementasi PTOS-M
"Sepanjang tahun 2023 IPCM juga berupaya melakukan efisiensi berkelanjutan melalui transformasi armada, digitalisasi operasi serta penghematan bahan bakar,” tutup Shanti.***