Kabar BUMN - Bersama Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Nindya Karya menggelar tasyakuran pembangunan Gudang Konsolidasi Ekspor di kawasan Marunda, Jakarta Utara, Jumat (5/1/2024).
Gudang ini nantinya akan menjadi gudang konsolidasi ekspor modern terbesar di Indonesia.
Gudang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan ekspor nasional.
Baca Juga: Nindya Karya Teken Kontrak Pembangunan Paralympic Training Center Karanganyar
Acara ini dihadiri oleh jajaran dari Holding BUMN Danareksa lainnya.
Mulai dari Direktur Investasi 1 PT Danareksa Chris Soemijantoro, Direktur Investasi 3 PT Danareksa Adi Pamungkas Daskian, Plt. Direktur Utama PT KBN, Agus Hendardi, Direktur PT Indra Karya, Eko Budiono serta tamu undangan.
Dari Nindya Karya sendiri hadir Direktur Utama PT Nindya Karya, Moeharmein Zein Chaniago serta Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Nindya Karya, Sri Haryanto.
Baca Juga: Nindya Karya Raih Penghargaan CSR/TJSL 2023 dari Pemerintah Kota Denpasar
Direktur Utama PT Nindya Karya, Moeharmein Zein Chaniago, mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dalam pembangunan Gudang Konsolidasi Ekspor terbesar di Indonesia ini.
"Kami bangga dapat terlibat dalam proyek pembangunan Gudang Konsolidasi Ekspor ini.
"Ini merupakan proyek ke 6 Nindya Karya dalam ekosistem bisnis Holding Danareksa.
"Kami berharap agar gudang modern ini dapat menjadi legacy bagi Holding Danareksa sebagai pengelola kawasan industri dan logistik yang memiliki standar internasional,” ujar Moeharmein, seperti dikutip KabarBUMN.com dari Instagram @nindyakarya, Senin (8/1/2024).
Adapun, peran Nindya Karya dalam pembangunan gudang konsolidasi ini adalah sebagai kontraktor pelaksana.