Kabar BUMN - Keberlanjutan program CSR (Corporate Social Responsibility) unggulan di wilayah PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di Kota Batam diapresiasi Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Yusni dan Anwar.
Dalam kunjungan pada Jumat (26/1), Muhammad Yusni memberikan apresiasi atas keberlanjutan program CSR yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun lalu, yakni Program Kampung Inovasi Plastik dan Program Kelong Tangguh.
Ia juga mengapresiasi mitra dan penerima manfaat Program Kelong Tangguh.
Baca Juga: Sepanjang 2023, 1.135,6 Ha Sawit Petani Riau Ikut Serta PSR PTPN IV PalmCo Regional 3
“Terimakasih atas semangat dan keikhlasannya bapak dan ibu yang telah bersinergi dalam menjalankan program CSR. Selain menyalurkan energi hingga ke pelosok negeri, kehadiran Pertamina sebagai BUMN tentunya harus memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui program CSR," kata Muhammad Yusni, dilansir KabarBUMN.com dari pertaminapatraniaga.com.
Kegiatan kunjungan ke lokasi Program CSR ini bertujuan untuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program CSR Pertamina Patra Niaga di Kota Batam.
Program Kampung Inovasi Plastik berada di Lingkungan Perumahan Permata Bandara, Batu Besar, Nongsa, Batam sementara Program Kelong Tangguh di Kampung Tua Terih, Jalan Ketapang, Sambau, Nongsa, Batam.
Baca Juga: Presiden Jokowi Bangga, Puji Produk Nasabah PNM Mekaar yang Tembus Pasar Luar Negeri
Kedua program tersebut merupakan program unggulan dari AFT Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim.
Ketua Kelompok Kampung Inovasi Plastik Unit Bank Sampah RT One Berseri, Perameliya menjelaskan bahwa Program Kampung Inovasi Plastik merupakan pemberdayaan perempuan atau ibu rumah tangga melalui kegiatan bank sampah.
Terdapat sebanyak 50 kepala keluarga (KK) sebagai nasabah dengan menerapkan digitalisasi dalam proses operasionalnya yaitu dengan Aplikasi Kimara.
"Dengan hadirnya program (Kampung Inovasi Plastik) memberikan tambahan ekonomi bagi ibu rumah tangga dan menjadikan kampung kami lebih indah dan bersih," kata Perameliya.