Kabar BUMN - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunjungi proyek Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru di Jalan Antara Kav 53-61, Jakarta Pusat, pada Minggu (18/02).
Proses renovasi dan pembangunan gedung yang telah berlangsung sejak Desember 2022 dan ditargetkan selesai pada April 2024 ini merupakan salah satu garapan Nindya Karya.
”Keren!” Ungkap Erick saat melihat langsung hasil kerja Nindya Karya dalam proyek renovasi dan pembangunan gedung pers bersejarah di Indonesia tersebut.
Baca Juga: Nindya Karya Dukung Pengembangan Energi Terbarukan Biogas di Solo Karanganyar
Selama kunjungan tersebut, Erick memberikan perhatiannya pada panel kayu jati pada ruang kerja Adam Malik.
Panel ini yang sudah digunakan sejak tahun 1920 dan telah berusia lebih dari 100 tahun ini berhasil dipertahankan dan direstorasi PT Nindya Karya.
Tentang restorasi tersebut, Project Manager Proyek Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru Willy Aryansah menjelaskan, ”Kita pertahankan panel kayu jati aslinya dengan melakukan restorasi dan pewarnaan kembali.”
Baca Juga: Nindya Karya Tanda Tangani Proyek Baru Pembangunan Jalan Akses Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara
Sebelumnya dituliskan di Instagram resmi Nindya Karya, proyek iPembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru memiliki kerumitan khusus karena adanya pengerjaan interior yang harus menyesuaikan kondisi cagar budaya.
Kerumitan ini sempat menjadi perhatian Direktur Utama Nindya kala itu, Haedar A. Karim saat penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru (13/12/2022).
Haedar mengingatkan, “Pelaksanaan pekerjaan dapat mempertahankan apa-apa saja yang menjadi nilai sejarah dan kebanggaan dari kantor berita yang sama-sama BUMN ini.”
Selain Pembangunan Kompleks Perantaraan Pasar Baru, kolaborasi antara Nindya Karya dan Antara juga untuk Renovasi Gedung Lantai 1, 2, 3, dan 5 Wisma Antara Baru di Jalan Cikini IV No 11, Menteng, Jakarta Pusat.