trending

Manfaat Besar Penerapan Digitalisasi Bagi PTBA, Aktivitas Pertambangan Makin Efektif, Penghargaan Pihak Ketiga Diraih

Rabu, 28 Februari 2024 | 13:00 WIB
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang melakukan digitalisasi untuk mendukung aktivitas operasional Perusahaan. (ptba.co.id)

Kabar BUMN - Digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi bisnis dan operasi perusahaan. Kinerja perusahaan diyakini akan lebih baik dengan mengoptimalkan digitalisasi.

Begitu pun bagi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang melakukan digitalisasi untuk mendukung aktivitas operasional Perusahaan.

PTBA mengelola bisnisnya secara modern, profesional, dan terpercaya dengan memanfaatkan teknologi digital yang canggih.

Baca Juga: PTBA Borong Penghargaan di Kompetisi Sumatera Fire & Rescue Challenge 2024 di Tanjung Enim

"Pengembangan teknologi dan digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta ketepatan. Hal ini juga untuk mengurangi risiko human error," kata Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arsal Ismail.

Seluruh kegiatan operasi PTBA mulai dari tahapan produksi di pertambangan hingga pelabuhan dapat dipantau secara real time melalui ponsel dengan in-house super app Corporate Information System and Enterprise Application (CISEA).

Untuk kegiatan penambangan, CISEA memiliki Map Operational (MAPO), Slope Stability Radar, Mine Operation System.

Baca Juga: Maksimalkan Pengelolaan Sampah TPA di Muara Enim, PTBA Serahkan Bantuan Mesin Pemusnah Sampah Berkapasitas 50-60 Ton

Posisi alat-alat tambang dan kinerja operator bisa dimonitor melalui MAPO yang terintegrasi dengan Fleet Management System serta GPS tracking.

Slope Stability Radar dapat mendeteksi perubahan atau pergerakan pada lereng permukaan dari waktu ke waktu untuk memastikan keselamatan operasional penambangan.

Sementara Mine Operation System memonitor proses dari perencanaan produksi dan angkutan, realisasi produksi, hingga pengeluaran batu bara dan penggunaan BBM di penambangan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahan Basah Sedunia, PTBA Partisipasi di Program Aksi Tanam Mangrove KLKH

Kemudian untuk kegiatan pengangkutan, CISEA punya Supervisory Control & Data Acquisition (SCADA), Cargo Tracking System, Automatic Train Loading Station (ATLS).

SCADA mengontrol peralatan pertambangan seperti Belt Conveyor secara otomatis. Proses kedatangan kereta, pengangkutan, sampai bongkar muat di pelabuhan/dermaga bisa diketahui lewat Cargo Tracking System.

Halaman:

Tags

Terkini