"Kami percaya bahwa inovasi teknologi, seperti yang ditunjukkan melalui inisiatif use case 5G Robotic Telesurgery, tidak hanya mengubah cara kami memberikan layanan.
"Tetapi juga membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan dengan mendukung revolusi industri kesehatan di Indonesia.
"Dengan adanya uji coba tersebut, kami berupaya mendukung layanan kesehatan yang berkualitas, efisien, dan menjangkau semua orang tanpa melihat batasan jarak,” imbuh Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam.
Telkomsel menghadirkan use case 5G Robotic Telesurgery untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan.
Dengan memanfaatkan teknologi terkini, layanan kesehatan bisa menjangkau seluruh wilayah di Indonesia yang memiliki tantangan geografis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
Dengan teknologi bedah robotik jarak jauh (robotic telesurgery) ini, praktik medis dapat dilakukan oleh ahli bedah secara real-time pada pasien di daerah yang letak geografisnya berbeda.
Untuk mewujudkan layanan tersebut, Telkomsel berkolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.
Uji coba dan demonstrasi 5G Robotic Telesurgery (bedah robotik jarak jauh) pertama di Indonesia juga telah suskes dilakukan pada Mei 2023 lalu.
Tepatnya saat Presiden Republik Islam Iran melakukan kunjungan kerja ke Indonesia yang salah satu agendanya adalah menguatkan sinergi Indonesia dan Iran di sektor kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, uji coba dilakukan di dua rumah sakit berbeda yang berjarak 350 kilometer.
Baca Juga: Dukung Visit Beautiful West Sumatra 2024, Telkomsel Kembali Manfaatkan Mobility Insight
Dalam uji coba tersebut, Telkomsel bertanggung jawab atas keandalan infrastruktur jaringan 5G dan jaringan optik khusus dengan sambungan point-to-point dan kemampuan multicast.