trending

ID FOOD berpartisipasi sebagai Narasumber Utama dalam Forum APEC di Hanoi, Vietnam

Kamis, 25 April 2024 | 22:00 WIB
ID FOOD berpartisipasi sebagai Narasumber Utama dalam Forum APEC di Hanoi, Vietnam (Jennaira)

 

Kabar BUMN - ID FOOD yang merupakan holding BUMN Pangan turut berpartisipasi sebagai Narasumber Utama dalam APEC Workshop on Promoting Women Economic Empowermen Across Agri-Food Chain.

Forum APEC ini diselenggarakan di Hanoi Vietnam pada 11-12 April 2024.

Yang mana diikuti oleh negara economic di kawasan Asia Pacific diantaranya Philipina, China, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Mexico, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan lainnya.

Baca Juga: BTN Hadirkan Internet Banking Business untuk Pengusaha Muda, Simak Fiturnya

ID FOOD berhasil memberikan kontribusi terhadap identifikasi peluang, tantangan spesifik, serta potensi kolaborasi dalam adopsi e-commerce bagi perempuan.

Khususnya dalam rantai pertanian pangan di Kawasan Asia Pacific khususnya dalam implementasinya di Indonesia.

Hal ini disamaikan dalam session E-commerce in promotion of women economic empowerment in agri-food chain.

Baca Juga: Mengintip Rahasia Kulit Mulus Sehat ala Orang Jepang, Ternyata Karena 4 Makanan Ini

Identifikasi peluang serta potensi kolaborasi tersebut sangat penting mengingat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, sebanyak 30% petani perempuan Indonesia dari total 27,5 juta petani memiliki tantangan yang hampir sama dengan semua petani perempuan di Asia Pacific.

Diantaranya kendala akses perbankan dan kepemilikan tanah, literasi keuangan dan digital yang perlu ditingkatkan, serta akses kepada market.

Dalam speech serta orasinya, Direktur Supply Chain Management (SCM) dan Teknologi Informasi (TI) ID FOOD Bernadetta Raras menyampaikan sejumlah inisiatif strategis yang dijalankan ID FOOD melalui kolaborasi lintas pemerintah, BUMN, dan asosiasi industri.

Baca Juga: Peruri Percepat Transformasi Digital Bersama Govtech Indonesia

Beberapa diantaranya berupa pendampingan kepada petani dan UMKM perempuan di daerah agar mampu menaikkan produktivitas dan pendapatannya.

Halaman:

Tags

Terkini