trending

Garuda Indonesia Catat Pertumbuhan Pendapatan Usaha hingga 18,07 Persen di Sepanjang Kuartal I 2024

Jumat, 3 Mei 2024 | 08:00 WIB
PT Garuda Indonesia catatkan pertumbuhan pendapatan positif di kuartal I tahun 2024

"hingga penerapan cost leadership secara berkelanjutan guna mendorong kinerja usaha yang semakin agile dan adaptif dalam mengoptimalkan potensi pendapatannya,” terangnya.

Baca Juga: Tampil Cetar Saat Liburan di Pantai, Berikut Tips Padu Padan Outfit Agar Terlihat Menarik Ketika Difoto

Sepanjang kuartal 1- 2024, Garuda Indonesia group juga mencatatkan konsistensi peningkatan frekuensi penerbangan menjadi sebesar 39,7 ribu penerbangan atau tumbuh sebesar 15 persen dibandingkan jumlah frekuensi penerbangan di kuartal 1-2023.

Pertumbuhan ini yang turut diselaraskan dengan komitmen menjaga level of safety pada fokus intensifikasi perawatan armada sepanjang kuartal 1-2024 sejalan dengan peningkatan frekuensi penerbangan tersebut.

“Hal ini yang tidak dapat dipungkiri terefleksikan melalui peningkatan beban operasi yang juga dikontribusikan oleh optimalisasi perawatan armada yang dijalankan Garuda Indonesia”, jelas Irfan.

Baca Juga: Kimia Farma Buka Banyak Lowongan Magang untuk Penempatan di Jakarta Pusat, Simak Detail Kualifikasinya Berikut

Kinerja operasional juga menunjukkan landasan kinerja yang kuat, di mana Garuda Indonesia Group mengangkut sebanyak total 5,42 juta penumpang di sepanjang Kuartal 1-2024, atau meningkat sekitar 19 persen dibandingkan jumlah penumpang pada Kuartal 1-2023.

Jumlah tersebut terdiri dari 2,42 juta penumpang Garuda Indonesia sebagai mainbrand dan 3,00 juta penumpang Citilink.

Trafik penumpang di periode tersebut juga mencatatkan peningkatan signifikan, penumpang rute penerbangan internasional tercatat tumbuh sebesar 47,59 persen dibandingkan pada Kuartal 1-2023, menjadi 536.441 penumpang.

Baca Juga: ITDC Nusantara Utilitas Lakukan Kolaborasi Strategis dalam Pengelolaan Limbah dan Pengembangan Sumber Daya Industri

“Pertumbuhan signifikan penumpang rute internasional tersebut menjadi outlook menjanjikan dan menandakan momentum pemulihan bagi trafik penerbangan internasional Garuda Indonesia di tahun 2024 ini."

"Hal ini yang kedepannya akan terus kami optimalkan dengan berbagai upaya peningkatan frekuensi penerbangan secara terukur selaras dengan peningkatan demand pasar”, papar Irfan.

Dari sisi capaian Seat Load Factor (SLF), hingga akhir kuartal 1-2024 lalu, Garuda Indonesia mencatatkan rata-rata tingkat keterisian sebesar 74,66 persen.

Baca Juga: FHCI Bagikan Tips Jitu Hadapi Wawancara Kerja di BUMN, Peluang Lolos Jadi Semakin Besar

Sementara itu, dari sisi angkutan kargo Garuda Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan kargo sebesar 16 ribu ton kargo yang didominasi oleh pengiriman kargo domestik.

Halaman:

Tags

Terkini