Juli melanjutkan, bahan peledak produksi DAHANA saat ini telah dipercaya oleh berbagai perusahaan pertambangan ternama di tanah air, dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam praktiknya, kata dia, DAHANA sangat memperhatikan aspek keamanan bahan peledak, baik dari sisi produksi, mobilisasi, hingga pemusnahan bahan peledak.
DAHANA terus melakukan pencapaian dengan terus mengembangkan diri dengan membangun pabrik-pabrik bahan peledak terbaru.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian dalam negeri, menyerap tenaga kerja, dan pemenuhan Alutsista nasional.
Tak hanya menerima materi kelas, siswa Dikbangspes Ba Yanmin Polri yang berasal dari seluruh Polda di Indonesia juga melihat secara langsung proses produksi bahan peledak di pabrik DAHANA.
Mereka dan para pendamping antusias dalam mengikuti agenda kunjungan yang telah disiapkan oleh DAHANA ini.
Pamin Anev Bag Binsis Ipda Dian Rochmadi yang memimpin kunjungan siswa Yanmin berharap agar siswa peserta kunjungan dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga dapat pulang dengan wawasan dan pengetahuan baru tentang industri bahan peledak komersial di Indonesia, khususnya DAHANA.
Baca Juga: Dukung Pemulihan 82,1 Ha Lahan Kritis, Telkom Salurkan 33.800 Bibit Pohon untuk Reboisasi
“Terima kasih kepada dahana yang sudah mengijinkan para siswa untuk mempelajari kegunaan bahan peledak komersil guna mendukung kegiatan perijinan dan pengawasan bahan peledak komersial,” tuturnya.***