trending

WIKA Dukung Pembangunan Proyek Pengolahan Sampah Terbesar di Jakarta: Target Reduksi Sampah 2.500 Ton/Hari

Selasa, 14 Mei 2024 | 11:30 WIB
Pegang 60% nilai proyek, WIKA resmi membangun Proyek Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara pada Senin, 13 Mei 2024. (Dok. WIKA)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bersama PT Jakon Infrastruktur (JAKON) resmi memulai pembangunan Proyek Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara pada Senin, 13 Mei 2024.

Dalam acara Groundbreaking proyek RDF Rorotan, turut hadir PJ Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta.

Pihak dari WIKA yakni Asep Kuswanto, Direktur Operasi I WIKA, Hananto Aji, dan Direktur Operasi II WIKA, Harum Akhmad Zuhdi, juga hadir di sana.

Baca Juga: Deretan Pantai Cantik yang Wajib Masuk List Destinasi Wisata Banyuwangi untuk Dikunjungi Nanti

Proyek yang ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2025 ini diharapkan mampu melayani 16 kecamatan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.

Proyek ini berperan penting dalam mencapai target reduksi sampah di Ibukota.

Pembangunan Proyek RDF Plant Rorotan menandai komitmen WIKA untuk mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang bebas sampah.

“RDF Plant Rorotan ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2025 dan mampu melayani 16 kecamatan di Jakarta yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur,” tutur PJ Heru.

Baca Juga: Perumnas Luncurkan The New Face of Samesta Sentraland Cengkareng Jakarta: Hunian Modern untuk Milenial dan Pasangan Muda

Proyek ini merupakan bagian dari program strategis Pemprov DKI Jakarta untuk mengelola sampah secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

RDF Plant Rorotan ditargetkan mampu mengolah 2.500 ton sampah per hari, yang merupakan 30% dari total sampah yang akan dikirimkan ke Bantargebang.

WIKA memegang porsi sebesar 60% dari nilai proyek secara keseluruhan, mencapai Rp1,15 triliun.

Pekerjaan paling besar di lingkup EPCC yakni mencakup procurement dam pekerjaan sipil.

Baca Juga: Libur Panjang Dorong Trafik Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Catat Peningkatan 15% VLL

Halaman:

Tags

Terkini