trending

Pupuk Kujang Genjot Produksi Subsidi dan Non Subsidi, Dukung Kemajuan Sektor Pertanian

Rabu, 15 Mei 2024 | 09:30 WIB
Pupuk Kujang genjot produksi pupuk subsidi dan non subsidi guna mendukung kemajuan sektor pertanian. (Pupuk Kujang)

Kabar BUMN - Pupuk Kujang berkomitmen untuk meningkatkan produksi pupuk subsidi dan non subsidi guna mendukung kemajuan sektor pertanian.

Hal ini sejalan dengan langkah pemerintah dalam menambah alokasi dan jenis pupuk subsidi untuk petani.

Direktur Utama Pupuk Kujang, Maryono mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan produksi pupuk untuk mendukung upaya pemerintah.

“Kita terus optimalkan produksi untuk mendukung segala upaya pemerintah termasuk langkah penambahan alokasi dan jenis pupuk subsidi kepada petani yang mulai diberlakukan saat ini,” ujarnya pada Senin 6 Mei 2024, dikutip Kabar BUMN dari Pupuk Kujang.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satu yang Berada di Indonesia Sungguh Tidak Disangka

Penambahan Alokasi dan Jenis Pupuk Subsidi

Sejak Juni 2022, pemerintah menambah pupuk subsidi Urea dan NPK. Lalu pada pertengahan 2023, Presiden Jokowi meminta agar pupuk organik kembali disubsidi.

Pemerintah telah menambah alokasi dan jenis pupuk subsidi untuk petani melalui Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) nomor 249 tahun 2024.

Petani yang terdaftar dalam e-RDKK dan SIMLUHTAN kini berhak mendapatkan pupuk organik, selain Urea dan NPK yang telah disubsidi sebelumnya.

Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Lakukan Transformasi Pelabuhan Nonpetikemas dan Kembangkan SDM

Selain itu, pemerintah juga menggandakan alokasi pupuk subsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Artinya, terjadi kenaikan 100 persen.

Pupuk Kujang, sebagai anak perusahaan Pupuk Indonesia (Persero) dengan wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten, terus berupaya memenuhi kebutuhan pupuk tersebut.

“Penambahan alokasi itu tentu harus didukung oleh produksi pupuk yang optimal. Kami taat dan jalankan tanggung jawab ini demi menyediakan pupuk terbaik kepada petani,” kata Maryono.

Baca Juga: RS BUMN IHC Kirim 30 Tenaga Medis untuk World Water Forum di Bali

Halaman:

Tags

Terkini