Lajur khusus juga telah disiapkan di Gardu 04 di setiap gerbang tol untuk perlintasan Tim Pengamanan WWF, yang terdiri dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Kepolisian, Korps Lalu Lintas, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Baca Juga: Keindahannya Menghipnotis Mata, Pantai Pangumbahan di Sukabumi Jadi Tempat Pelepasan Anak-anak Penyu
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan perjalanan para delegasi selama acara berlangsung.
Selain itu, PT JBT secara proaktif melakukan publikasi gekaran WWF melalui pemasangan branding media luar ruang, seperti spanduk, banner, dan stiker, di sepanjang akses tol dan di ketiga Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Nusa Dua, GT Ngurah Rai, dan GT Benoa.
Selain itu, PT JBT juga melakukan pemasangan penjor yang menjadi ciri khas budaya Bali pada masing-masing gerbang tol, sebagai sambutan kepada para delegasi serta menyoroti peran penting Bali sebagai tuan rumah acara internasional ini.
Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, Bapak I Ketut Adiputra Karang mengaku sangat antusias dalam menyambut kedatangan para delegasi dan peserta World Water Forum 2024.
"Persiapan menyeluruh yang telah kami lakukan bertujuan untuk memastikan bahwa acara ini berlangsung dengan lancar dan sukses."
"Kami berharap forum ini akan menjadi langkah penting dalam memajukan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air secara berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga: Pesona Alam Garut, Berikut 5 Destinasi Wisata Paling Recomended untuk Dikunjungi
Untuk meningkatkan pelayanan keamanan selama WWF berlangsung, PT JBT berkolaborasi dengan pihak Kepolisian dalam melakukan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) tambahan di sembilan titik strategis.
PT JBT juga telah menyiapkan petugas dan armada operasional seperti kendaraan derek, rescue, kendaraan Mobile Customer Service (MCS), dan kendaraan ambulans yang siaga selama 24 jam.
Total 4 mobile reader (MR) juga siap disiagakan di setiap gerbang tol, baik di GT Benoa, GT Ngurah Rai, maupun GT Nusa Dua, untuk mempercepat transaksi pembayaran tol saat terjadi kepadatan.
Dalam hal keamanan, PT JBT berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Denpasar.