Kabar BUMN - Program cofiring PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sukses membuka lapangan kerja yang masif sehingga masyarakat tidak perlu meninggalkan kampung halamannya.
Kegiatan cofiring atau penggantian sebagian batu bara dengan biomassa pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) ini PLN EPI lakukan melalui mitra kerjanya PT Berkah Bara Rizky Bersama (BBRB).
Diinformasikan sejak dioperasikan untuk memproduksi biomassa dari wood chips limbah pohon karet, mitra PLN EPI ini dapat menampung banyak tenaga kerja muda khususnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau.
Baca Juga: PLN EPI Kerjasama dengan PT RAE, Perkuat Penyediaan Biomassa
Salah satunya Bayu Dwitya, yang terpaksa pulang ke kampung halaman untuk merawat mertuanya yang sakit, sementara lapangan kerja di sana terbatas sehingga memaksa Bayu menganggur selama 6 bulan.
Keadaan berubah ketika PT BBRB beroperasi dan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk memproduksi wood chips biomassa sebagai bahan cofiring PLTU Tembilahan. Bayu dan para pemuda lain di wilayahnya kini tak lagi menganggur.
“Saya sangat mendukung program seperti ini karena menyerap tenaga kerja lokal. Tak perlu jauh-jauh merantau karena di kampung sendiri ada lapangan kerja,” ujar Bayu saat diwawancarai, Jumat (17/5/2024).
Bertugas sebagai operator pencacah kayu karet, kini Bayu mampu meningkatkan derajat hidupnya dan tidak lagi tinggal menumpang di rumah saudaranya.
Sebagai tenaga kerja, Bayu pun berharap agar serapan biomassa untuk cofiring PLTU Tembilahan bisa meningkat.
Sehingga fasilitas produksi tempatnya bekerja dapat terus beroperasi dan jumlah tenaga kerjanya pun dapat terus bertambah.
Baca Juga: PLN EPI Berkomitmen Terapkan Sistem Manajemen Kepatuhan dan Anti Penyuapan
Penanggungjawab lapangan PT BBRB, Wicaksana Adit mengungkapkan, pihaknya tengah memesan mesin operasi dengan kapasitas lebih besar guna meningkatkan produksi wood chip biomassa.
Hal ini didukung sumber daya yang melimpah di sekitar wilayah PT BBRB beroperasi.