trending

PT PAL Siap Bangun Kapal Perang Kombatan Terbesar Kedua, Wujud Peningkatan Teknologi Pertahanan Nasional

Sabtu, 8 Juni 2024 | 20:30 WIB
Penandatanganan berita acara antara PT PAL Indonesia dengan Kementerian Pertahanan RI. PT PAL siap bangun kapal perang kombatan terbesar kedua. (Dokumentasi PT PAL Indonesia)

Seremoni pemotongan baja pertama ditandai dengan penekanan tombol oleh COO PT PAL, Iqbal Fikri, bersama Kapuskod Baranahan Kemhan RI, Laksma TNI Mochammad Taufiq Hidayat, didampingi Waaslog KSAL, Laksma TNI Budi Raharjo, Dansatgas Frigate Laksma TNI Taat Siswo Sunarto, dan Kepala Proyek Frigate Bambang Djunaedi.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Kapuskod Baranahan Kemhan dan COO PT PAL, serta penandatanganan siluet kapal Frigate Merah Putih kedua.

Sebagai pimpinan acara, Kapuskod Kemhan RI, Laksma TNI Mochammad Taufiq Hidayat, menyampaikan sambutan dari Kabaranahan Kemhan yang berhalangan hadir.

Baca Juga: Diumumkan 1 Juli 2024, Pengguna Telkomsel Bisa Dapat Mobil Gratis Hanya dengan Lakukan Ini

Ia menekankan bahwa momen penting ini merupakan hasil sinergi antara galangan, biroklasifikasi, dan satgas dalam menyelesaikan proses review desain dan seluruh persyaratan mendasar pembangunan kapal.

"Tahapan desain ini menjadi sangat penting untuk memastikan hasil pembangunan kapal sesuai dengan spesifikasi teknis, dan proses pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien," ujar Kapuskod Baranahan Kemhan RI, Laksma TNI Mochammad Taufiq Hidayat.

Para pemangku kepentingan optimis bahwa pembangunan kapal Frigate Merah Putih kedua ini akan menjadi langkah maju untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat, dengan dukungan penguatan industri pertahanan dalam negeri.

Baca Juga: 10 Wisata Pantai Hits di Kabupaten Gunung Kidul, Cocok untuk Renang, Selancar, sampai Panjat Tebing!

Seremoni pemotongan baja pertama kapal Frigate Merah Putih kedua ini menambah daftar pencapaian dalam pengembangan alutsista laut yang dikerjakan oleh insinyur dalam negeri.

Hal ini tentu menjadi kepuasan dan kebanggaan tersendiri, terutama dalam memperkuat posisi industri pertahanan nasional di tingkat global.***

Halaman:

Tags

Terkini