trending

Waskita Tandatangani Kredit Sindikasi Penjaminan Pemerintah Dengan Bank Himbara

Kamis, 4 November 2021 | 15:30 WIB
Waskita Karya bersama Bank Mandiri, BRI, dan BNI menandatangani Perjanjian Kredit Sindikasi penjaminan Pemerintah sebesar Rp8.08 Triliun pada Senin (25/10) lalu. Perjanjian ini dilakukan guna membiayai modal kerja dari 148 proyek dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional. Dalam perjanjian tersebut, Perseroan mendapat pembiayaan sindikasi berupa revolving  facilities yang terdiri dari Bank Mandiri sebesar Rp3,69 Triliun (45,71%), BNI Rp1,38 Triliun  (17,14%) serta BRI Rp3,00 Triliun (37,14%). Penggunaan fasilitas pembiayaan sindikasi  tersebut membiayai modal kerja untuk penyelesaian 148 proyek penugasan Pemerintah  dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional. Perjanjian kredit sindikasi ini dijamin  oleh Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 211/PMK.08/2020. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko  Waskita, Taufik Hendra Kusuma menandatangani kesepakatan yang dituangkan dalam Perjanjian Kredit Sindikasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut. “Penandatanganan pembiayaan sindikasi ini menjadi titik balik Waskita untuk menggerakkan kembali proyek-proyek yang tertunda, termasuk kebutuhan modal kerja dan pembayaran vendor secara bertahap. Hal ini menjadi bagian dari realisasi program perbaikan keuangan Perseroan secara keseluruhan” ujar Taufik.  Penandatanganan ini merupakan rangkaian dari seluruh proses negosiasi dengan para kreditur yang juga merupakan tindak lanjut atas Master Restructuring Agreement Perseroan selama setahun terakhir.  Perjanjian kredit sindikasi penjaminan Pemerintah ini merupakan bagian dari 8 streams penyehatan keuangan Waskita yang berfokus pada peningkatan kapasitas modal kerja  Perseroan dalam menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan. Sehingga dapat  meningkatkan kinerja operasional dan kinerja keuangan Perseroan. Dengan adanya kredit sindikasi ini, Perseroan optimis untuk dapat mencapai target kinerja Perseroan di tahun ini.

Terkini