trending

Menteri BUMN dan Pertamina Targetkan 10 Ribu Unit Pertashop Beroperasi

Senin, 7 Februari 2022 | 17:00 WIB

Kabar BUMN -  Menteri BUMN, Erick Thohir, hadir dalam acara Sosialisasi Nasional Program Percepatan Implementasi Pertashop Melalui Kolaborasi BUMN – BUMDes dan Badan Usaha lainnya untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, di Madiun, pada Minggu (6/2) lalu. Dalam acara tersebut, Erick Thohir yang didampingi Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, memberikan penghargaan pada para pengusaha Pertashop terbaik.

Pemberian penghargaan ini menjadi upaya mendorong semangat para mitra Pertashop untuk mencapai kinerja terbaik. Pertamina memberikan penghargaan kepada para pengusaha Pertashop terbaik, antara lain UMKM Lokal Non Mitra yang memiliki angka penjualan dan pelayanan terbaik.

Pertamina terus membuka dan mendorong peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop dengan berbagai pihak seperti BUMDes, Koperasi, Pesantren hingga pelaku usaha atau UMKM di seluruh Indonesia. Pertamina berharap dapat terus berkontribusi bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi negara, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa lewat Pertashop ini.

Menteri BUMN dan Pertamina Apresiasi Mitra Strategis Pertashop, Targetkan 10.000 Unit di Seluruh Indonesia

Pada kesempatan tersebut, Erick Thohir juga menyampaikan target 10.000 unit Pertashop akan berdampak signifikan terhadap kelangsungan energi di daerah, dan sekaligus membantu penyerapan tenaga kerja, terutama oleh pengusaha menengah dan juga pengusaha daerah.

"Saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kesehatan terdampak begitu juga dengan ekonomi. Saya sudah memberikan arahan kepada seluruh BUMN, walaupun korporasi namun harus ikut serta menyeimbangkan keberpihakan dengan rakyat," ungkap Erick. 

Melalui Pertashop Pertamina, Erick mengungkapkan keinginan untuk membangun ekonomi yang seimbang. Dengan 10.000 Pertashop, masing-masing akan menciptakan lapangan pekerjaan dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat.

"Ke depan, kita utamakan menjaring pengusaha daerah untuk mencapai target ini," imbuh Erick.

Sementara itu Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, menyampaikan bahwa Pertashop merupakan bagian dari Pertamina One Village One Outlet (OVOO), dimana Pertamina ingin menyalurkan energi yang menjangkau lebih luas dan merata. 

"Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan 10.000 Pertashop di 7.196 Kecamatan di seluruh Indonesia, dan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina. Ini adalah bentuk pemenuhan aspek Availability, Acceptability, Affordability, dan Accessibility of Energy," papar Alfian.

Sejak 2020 hingga Januari 2022, sudah beroperasi sekitar 4.311 Pertashop di seluruh Indonesia. 473 diantaranya berada di Provinsi Jawa Timur, dan 16 berada di kota atau kabupaten Madiun. Dari total tersebut, 249 Pertashop juga dikelola oleh mitra strategis, 54 di antaranya atau 22% dikelola oleh BUMDes.

Namun tantangan dalam implementasi pengembangan Pertashop di seluruh pelosok negeri sangat berat jika hanya dilakukan satu pihak. Karenanya, menurut Alfian, diperlukan bantuan, dukungan, dan kerja sama dari berbagai pihak termasuk melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat Desa.

Alfian berharap, Pertashop dapat mengembangkan usaha bersama masyarakat desa untuk meningkatkan nilai ekonomi daya saing masyarakat, produktivitas masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak di Desa. 

"Pertashop akan hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang nantinya dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional serta dapat mengedukasi masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan. Bahkan 12% dari total konsumsi Pertamax sebagai bahan bakar ramah lingkungan ini disalurkan melalui Pertashop," ungkap Alfian.

Selain itu, dalam sambutan Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Nurkholis, mengatakan bahwa Program Pertashop sangat potensial di wilayah Jawa Timur yang memiliki setidaknya 7.724 desa. Pertashop juga selaras dengan program One Pesantren One Product (OPOP) di Jawa Timur.

"Melalui Pertashop tentunya kami mengapresiasi pihak Pertamina yang telah menyentuh hingga lembaga desa dan Pondok Pesantren di Jawa Timur sehingga diharapkan dapat mendukung program OPOP berjalan dengan baik," ujar Nurkholis.

Terkini