Kabar BUMN - Digitalisasi terus dilakukan di berbagai sektor, termasuk sektor industri pertanian. Baru-baru ini PT Pupuk Indonesia meluncurkan aplikasi bernama Rekan. Aplikasi ini ditujukan untuk para pemilik kios dan petani guna mendapatkan produk pupuk lebih mudah, termasuk pupuk subsidi.
Inovasi terus dilakukan dalam berbagai sektor industri. Kini kemajuan teknologi juga akan membantu sektor pertanian, khususnya bagi para petani dalam mendapatkan pupuk terbaik. Salah satu teknologi yang baru saja diluncurkan adalah Retail Management System (RMS) atau Rekan, yang dibuat oleh PT Pupuk Indonesia.
Aplikasi Rekan dibuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memudahkan akses petani terhadap produk-produk dari PT Pupuk Indonesia, melalui penguatan kemitraan dengan distributor dan kios yang terhubung dengan sistem monitoring rantai pasok Pupuk Indonesia, Distribution Planning & Control System (DPCS).
Bagi para pemilik kios, aplikasi Rekan sangat membantu kios dalam memonitor penjualan, serta memberikan efisiensi dalam pencatatan data transaksi. Menariknya lagi, aplikasi Rekan telah terintegrasi dengan sistem subsidi pupuk milik Kementerian Pertanian. Sehingga para petani dapat menebus pupuk bersubsidi dengan mudah melalui aplikasi Rekan.
Belum lama dirilis, pada bulan April tercatat sebanyak 1.261 kios telah bertransaksi menggunakan aplikasi Rekan. Sedangkan 4.975 kios tercatat memasang aplikasi Rekan. Beberapa kios-kios yang telah merasakan manfaat dari aplikasi ini berada di daerah Nganjuk, Cirebon, Kukar, Grobogan, Musi Banyuasin, Piddie, dan Gowa. Targetnya, tahun ini ada 5.000 kios yang menggunakan aplikasi Rekan.
Fitur Aplikasi Rekan
Setidaknya ada delapan fitur unggulan dari aplikasi Rekan yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik kios dan para petani. Pertama, digitalisasi perbaikan tata kelola dan penyederhanaan proses penebusan pupuk subsidi bagi petani.
Kedua, mampu telusuri penyaluran pupuk subsidi di tingkat kios berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) para petani dan Geo-Tagging. Ketiga, kemudahan sistem pembayaran yang terintegrasi dengan kartu tani dan metode pembayaran elektronik lainnya.
Keempat, laporan penebusan dan penagihan secara digital. Kelima, kemudahan administrasi kios dalam melakukan pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, pengelolaan stok, dan manajemen pegawai.
Keenam, terdapat mode offline yang bertujuan untuk tetap berfungsi pada remote area dengan kualitas jaringan telekomunikasi yang kurang baik. Ketujuh, sistem point of sales penjualan produk non subsidi atau produk-produk lain yang ada di kios. Kedelapan, mempermudah kontrol stok produk dan barang secara realtime.
Diharapkan, nanti seluruh mitra kios dari Pupuk Indonesia menggunakan aplikasi ini, sehingga dapat mempermudah dan mempercepat kios dalam memproses penjualan produk retail, baik produk komersial maupun pupuk subsidi. Dengan begitu, kebutuhan petani terhadap produk retail dan pertanian lainnya mudah terpenuhi. Sehingga dapat menghasilkan produk-produk pertanian dengan kualitas yang baik.