Kabar BUMN - PT PLN berhasil menyelesaikan pembangunan tiga infrastruktur kelistrikan di Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Hal ini menjadi bukti keseriusan PLN untuk mengakselerasi ekosistem Electrifying Tourism di Indonesia serta mengembangkan sektor pariwisata.
Beroperasinya tiga infrastruktur tersebut ditandai dengan tegangan pertama (energize) yang beroperasi pada 10 Juni silam pukul 13.48 WITA. Infrastruktur tersebut adalah Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) PLTMG Baubau berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA), Gardu Induk (GI) 150 kV Baubau (New) berkapasitas 60 MVA dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI PLTMG Baubau-GI Baubau (New) dengan jumlah tower sebanyak 32 tower sepanjang 10,96 kilometer sirkuit (kms).
Defiar Anis selaku General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyampaikan, Buton kaya akan potensi pariwisatanya yang beragam. Mulai dari wisata pantai dan pesona bawah laut, wisata air terjun, wisata budaya, kuliner hingga eco forest tourism. “Buton dikenal sebagai salah satu daerah penghasil aspal alam terbesar di dunia. Ditambah lagi potensi sektor kelautan dan perikanannya juga terus berkembang,” tuturnya.
Defiar menambahkan, potensi besar tersebut membuat PLN berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik yang andal bagi pelanggan yang ada di Pulau Buton melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Ketiga infrastruktur listrik ini diharapkan dapat mengoptimalkan evakuasi daya dari PLTU Baruta dan PLTMG Baubau, meningkatkan keandalan sistem Baubau, memenuhi kebutuhan listrik, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan kelautan di Pulau Buton.
“Sebelumnya evakuasi daya dari PLTU Baruta dan PLTMG Baubau melalui sistem 20kV. Dikarenakan semakin bertambahnya beban sistem, maka dengan adanya saluran transmisi dan GI 150 kV ini penyaluran daya ke pusat beban dapat lebih optimal, andal dan membantu menurunkan angka biaya pokok penyediaan (BPP) listrik,” imbuh Anis.
Pada kesempatan yang sama, Hidbar Roberta Saragih selaku Manager PLN UPP Sultra menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi dari semua pihak atas pencapaian ini. Menurut dia, keberhasilan pembangunan ketiga infrastruktur ini buah kerja keras dan sinergi yang dilakukan PLN, mitra kerja dan stakeholder terkait.
“Setelah ini PLN akan melanjutkan pembangunan SUTT 150 kV Raha-Baubau yang merupakan salah satu dari rangkaian saluran transmisi yang masuk dalam rencana interkoneksi Baubau-Kendari,” ucap Hidbar.