"Alhamdullilah sekarang sudah mau dikhitan, walaupun tadi pada saat dikhitan dia sempat menangis karena melihat teman-temannya yang lain histeris dia jadinya ikut-ikutan histeris,” unngkap pria berusia 39 tahun.
Haritno menambahkan, kegiatan khitan massal ini sangat ditunggu olehnya, sebab dari segi biaya, dirinya sudah tidak terebani, ditambah lagi banyak peserta yang ikut, menjadi salah satu daya tarik untuk anaknya dikhitan.
"Semoga PT Timah tetap jaya, dan dapat terus melaksanakan kegiatan seperti ini ditahun-tahun yang akan datang,” ucapnya.***