Kabar BUMN - Pada tanggal 28 Juni 2024, PT Pindad menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 bersama Induk Holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID.
Pada tahun tersebut, PT Pindad berhasil mencatat pendapatan usaha sebesar Rp7,98 Triliun, naik 24% dibandingkan tahun sebelumnya.
RUPST tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama termasuk PT Len Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana, di Shangri-La Hotel Jakarta.
Baca Juga: Semester I Tahun 2024, KCIC Melayani Sebanyak 2,6 Juta Penumpang
Acara ini merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja perusahaan selama tahun buku 2023.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pindad dimulai dengan presentasi kinerja tahun buku 2023 oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, serta permohonan persetujuan untuk RUPST.
Kinerja EBITDA tahun 2023 mencapai Rp906,58 M, mengalami kenaikan 14% dari tahun sebelumnya, dan laba bersih mencapai Rp120,77 M, naik 19% dari tahun 2022.
PT Pindad juga berhasil mendapatkan kontrak senilai Rp25,8 Triliun, meningkat 51% dari tahun sebelumnya.
Perusahaan ini dinilai memiliki tingkat kesehatan yang baik dengan peringkat BBB+ /stable dari Lembaga Pemeringkat Pefindo berdasarkan kinerja usaha tahun 2023.
Kuasa Komisaris Utama PT Pindad, yang diwakili oleh Komisaris Independen Widhioseno, menyampaikan laporan pengawasan dan mengungkapkan apresiasi atas kinerja direksi serta seluruh staf yang telah berupaya keras untuk mencapai target RKAP tahun buku 2023.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Dorong Ekonomi Sirkular Sektor Pertanian di Magetan Melalui Program PKT BISA
Di sisi lain, Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN, Lily Chairiah, sebagai Kuasa Pemegang Saham Seri A, bersama dengan Direktur Bisnis dan Kerjasama PT Len Industri (Persero), Wahyu Sofiadi, yang mewakili Pemegang Saham Seri B, memberikan tanggapan terhadap presentasi Direktur Utama PT Pindad.
Pada konferensi pers Holding DEFEND ID yang berlangsung pada Senin, 1 Juli 2024, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) sekaligus Direktur Utama Holding DEFEND ID, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa setiap entitas dalam holding mengalami peningkatan kinerja yang signifikan pada tahun buku 2023.