Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi pupuk di wilayah Sulawesi.
Melalui kegiatan "Closer to Sales Force & Stock Holder 2024", Pupuk Kaltim menjalin sinergi yang lebih erat dengan para kepala gudang dan distributor di enam wilayah Sulawesi secara bertahap pada Mei hingga Juni 2024.
Ini adalah upaya untuk terus memperkuat komitmen dan kemitraan dengan pengelola gudang dan jaringan pemasaran untuk memastikan sinergi yang efektif dalam memenuhi kebutuhan pupuk di wilayah tanggung jawab distribusi perusahaan.
Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi dan apresiasi bagi PKT atas dedikasi para stakeholder dalam memastikan pupuk berkualitas sampai ke tangan petani.
VP Marketing Business Partner Korporasi PKT, Indah Febrianty, menegaskan bahwa kerjasama dengan distributor dan kepala gudang merupakan kunci penyaluran pupuk yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan.
Indah Febrianty menyebut, hal ini sangat penting dalam rantai distribusi produk perusahaan agar sampai ke petani di tiap daerah sesuai prinsip 6T.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN di Bank BRI Juli 2024, IPK di Bawah 3 Punya Peluang!
Dengan adanya hubungan yang lebih erat, distribusi produk Pupuk Kaltim diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan efisien, sehingga kebutuhan pasar dapat terpenuhi dengan baik dan lebih cepat.
"Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Pupuk Kaltim terhadap dedikasi dan kontribusi para stakeholder, khususnya kepala gudang dan distributor dalam mendukung kelancaran distribusi produk perusahaan di wilayah Sulawesi."
"Di mana Pupuk Kaltim terus berupaya maksimal memenuhi kebutuhan pupuk petani dengan penyaluran yang tepat waktu dan sesuai kapasitas," ujarnya pada Selasa, (2/7/2024).
Baca Juga: Jadah Tempe: Kuliner Khas Jogja Favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Melalui wadah seperti ini, peningkatan dan perbaikan kinerja antara kedua belah pihak dapat lebih dioptimalkan, baik melalui berbagai terobosan maupun strategi bersama dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
"Dengan saling berkomunikasi dan diskusi, berbagai kendala maupun tantangan yang saat ini dihadapi bisa terus kita rumuskan untuk memberikan pelayanan dengan kinerja terbaik bagi pelanggan," lanjut Indah.