PT Timah Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp5,21 triliun meningkat 14% dari Rp4,57 triliun di semester I-2023.
Di sisi lain, harga pokok pendapatan turun sebesar 4% dari Rp4,16 triliun di semester I-2023 menjadi Rp3,99 triliun di semester I-2024.
Baca Juga: PT Timah dan Karang Taruna Gemilang Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Belitung Timur
Sehingga PT Timah Tbk membukukan laba usaha sebesar Rp688 miliar dengan pencapaian EBITDA sebesar Rp1,21 triliun atau 227% dari semester I-2023.
Nilai aset semester I-2024 naik 3% menjadi Rp13,25 triliun dari Rp12,85 triliun pada posisi aset akhir tahun 2023.
Sementara, posisi liabilitas turun 2% sebesar Rp6,48 triliun, dibandingkan posisi akhir tahun 2023 sebesar Rp6,61 triliun dikarenakan berkurangnya interest bearing debt.
Posisi ekuitas sebesar Rp6,77 triliun, naik 8% dibandingkan posisi akhir tahun 2023 sebesar Rp6,24 triliun.***