trending

Fundamental Semakin Kuat, Mitratel Catatkan Laba Bersih Rp1 Triliun di Tengah Tantangan Industri Telekomunikasi

Senin, 5 Agustus 2024 | 09:00 WIB
Mitratel telah memiliki portofolio lengkap sebagai penyedia layanan infrastruktur digital. (mitratel.co.id)

Kabar BUMN - Di tengah tantangan industri infrastruktur telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) terus menunjukkan kinerja positif dengan memperkuat fundamental bisnis dan beradaptasi dengan teknologi terbaru untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pada semester pertama 2024, Mitratel mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,45 triliun, meningkat 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY).

Laba bersih perusahaan menembus Rp1 triliun.

Baca Juga: Mitratel Raih Penghargaan Tertinggi di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko (Teddy), menyatakan bahwa peningkatan pendapatan ini didorong oleh kinerja operasional yang kuat, terlihat dari peningkatan jumlah menara, pertumbuhan penyewa (tenant), dan penggelaran fiber optic.

Tenancy ratio juga meningkat menjadi 1,52x dari 1,49x pada tahun sebelumnya, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan aset dan menyelaraskan ekspansi dengan ketersediaan alat produksi.

Hingga akhir Juni 2024, jumlah menara Mitratel mencapai 38.581 unit, naik 5,1% secara tahunan, menjadikan Mitratel sebagai pemilik menara terbanyak di Asia Tenggara.

Baca Juga: MAGENTA BUMN: Mitratel Buka Lowongan Magang untuk Jenjang Pendidikan SMA/SMK, D1, hingga D2

Panjang fiber optic meningkat 37,9% menjadi 37.602 kilometer, dengan jumlah penyewa mencapai 58.598 tenant, naik 7,1% YoY.

Perbaikan kinerja ini juga didukung oleh efisiensi dan optimalisasi proses kerja melalui teknologi digital.

Digitalisasi yang diterapkan di berbagai lini, terutama pemasaran, mempermudah penyewa dalam melakukan penyewaan menara dan fiber sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Wujudkan Kemudahan Proses Administrasi, Finnet dan Mitratel Ciptakan Aplikasi Terintegrasi untuk e-Meterai dan e-Sign

EBITDA Mitratel mencapai Rp3,69 triliun pada periode Januari-Juni 2024, meningkat 10,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Margin EBITDA juga meningkat menjadi 83,1% dari 81,2% pada tahun sebelumnya, mencerminkan efisiensi yang semakin baik seiring dengan skala bisnis yang semakin besar, implementasi skema bisnis yang efisien, dan optimalisasi proses bisnis internal.

Halaman:

Tags

Terkini