trending

Strategi Penambahan Perjalanan Sukses, LRT Jabodebek Menarik Lebih Banyak Pengguna

Rabu, 14 Agustus 2024 | 13:20 WIB
KAI ungkapkan peningkatan jumlah pngguna LRT Jabodebek pasca penambahan perjalanan. (Dok. KAI)

Kabar BUMN - Setelah penambahan 14 perjalanan LRT Jabodebek pada 5 Agustus 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang.

Selama periode 5 hingga 11 Agustus 2024, LRT Jabodebek melayani 452.774 penumpang.

Jumlah tersebut menunjukan peningkatan sebanyak 7.735 penumpang dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu 29 Juli hingga 4 Agustus 2024, yang mencatatkan 445.039 penumpang.

Baca Juga: Buat Outfitmu Makin Kece! Dapatkan Jaket Varsity Special Edition Timnas Indonesia Eksklusif di Livin' Sukha

Peningkatan ini sejalan dengan upaya LRT Jabodebek untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat terutama pada saat jam sibuk (peak hours).

Dengan dilakukannya penambahan perjalanan, jarak antar kereta (headway) pada lintas Jatimulya - Dukuh Atas dan Harjamukti - Dukuh Atas kini menjadi lebih singkat.

Yaitu 10 menit, serta 5 menit pada lintas Cawang - Dukuh Atas.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Begini Penulisan yang Benar untuk Macam-Macam Ucapan HUT ke-79 RI

Padahal sebelumnya headway pada ketiga lintas tersebut mencapai 5,5 hingga 11 menit.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna ini merupakan tren positif yang menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.

"Kami berharap dengan adanya penambahan perjalanan ini, kami dapat melayani lebih banyak masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang cepat, aman, dan nyaman," ujarnya.

Baca Juga: Mulai 14 Agustus 2024, Naik DAMRI ke Bandara Soekarno-Hatta Bisa dari Bintaro, Simak Jadwal Operasionalnya

Sementara itu, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan seluruh pengguna.

KAI juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan memanfaatkan layanan transportasi umum yang tersedia, sebagai bagian dari upaya bersama untuk mengurangi kemacetan dan polusi di wilayah Jabodebek.***

Halaman:

Tags

Terkini