trending

Lahan Bekas Tambang Jadi Kebun Buah, Kolaborasi PT Timah dan Kelompok Tani Pemuda Harapan Belo Laut

Rabu, 4 September 2024 | 21:40 WIB
PT Timah dan Kelompok Tani Pemuda Harapan dari Desa Belo Laut, Bangka Barat mengubah lahan bekas tambang menjadi lahan produktif. (timah.com)

Kabar BUMN - PT Timah mengambil langkah inovatif dalam pengelolaan lingkungan dengan mengubah lahan bekas tambang menjadi lahan produktif.

Bersama Kelompok Tani Pemuda Harapan dari Desa Belo Laut, Bangka Barat, mereka menginisiasi proyek agroforestri yang menghidupkan kembali tanah yang pernah tergali.

Di lahan yang kini menjadi kebun subur, ditanam berbagai pohon keras, sayuran, dan buah-buahan.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Perkuat Posisi di Industri Pertahanan Maritim Global dengan Sertifikasi NSN

Program ini tidak hanya mengembalikan fungsi tanah, tetapi juga sejalan dengan kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di lingkar tambang.

Ketua Kelompok Tani Pemuda Harapan, Ananda Rahmat mengatakan sebagai penggiat tanaman keras dirinya mengaku mengetahui struktur tanah bekas tambang.

Oleh karena itu, lanjut dia, mereka berniat untuk memanfaatkan lahan bekas tambang untuk menanam tanaman seperti durian, alpukat dan lainnya.

Baca Juga: HUT Ke-28 Patra Logistik: Goes to Bigger, Better, and Brighter

“Perlu penangganan khusus, perawatan setiap hari, untuk mengubah kembali lahan bekas tambah agar kembali produktif untuk ditanam dengan buah-buahan.

“Tanaman mendapat perhatian khusus dan diberikan pupuk yang cocok dengan struktur tanah," jelas Ananda Rahmat.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, mereka beruntung karena mendapatkan dukungan dari PT Timah untuk mengelola lahan bekas tambang ini. Sehingga mereka lebih mudah dan terbantu dari sisi peralatan.

Baca Juga: Rekomendasi Penginapan Nyaman Dekat Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi

"Kami mendapatkan dukungan dari perhatian dari PT Timah untuk mengembangkan usaha agroforestri di lahan bekas tambang.

“PT Timah lalu membantu alat berat, mesin pompa air , serta bantuan rumah kompos dan pondok," terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini