Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) mengadakan kegiatan Media Tour & Briefing Ekspedisi Tembus Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada Jum’at–Sabtu, (20 - 21/9).
Acara ini dibuka oleh Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim dengan menghadirkan Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro.
Hadir pula perwakilan 8 media nasional dan 4 media lokal asal Jambi dan Sumatra Selatan.
Baca Juga: Pantai Unik di Indonesia, Mulai dari Pantai Pasir Pink sampai Pantai dengan Kolam Air Panas Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar rekan media dapat merasakan langsung perjalanan dari Palembang ke Jambi.
Rute ini memiliki jarak tempuh 277 km dan waktu perjalanan sekitar 8 hingga 9 jam melalui jalan nasional Lintas Sumatra.
“Harapannya dari kegiatan ini rekan-rekan media dapat mengedukasi publik terkait urgensi pembangunan jalan bebas hambatan dari Palembang – Jambi untuk masyarakat, karena dapat mengefisiensikan waktu menjadi hanya dua hingga tiga jam jika dengan istirahat,” ujarnya.
Baca Juga: Siap War Tiket Konser Maroon 5 Besok? Begini Cara Beli Tiket Mandiri Presale di Livin' Sukha!
Sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II yang akan menghubungkan kedua provinsi tersebut meliputi Proyek Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung (Seksi Palembang – Betung) yang memiliki panjang 69 km.
Selain itu, terdapat juga Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi, yang akan dibangun secara bertahap dengan total panjang mencapai 170 km
“Saat ini yang sudah selesai secara konstruksi dari Bayung Lencir – Tempino dengan persentase mencapai 99%. Insha allah bisa difungsionalkan dahulu di bulan depan,” ujar Koentjoro.
Baca Juga: Tersisa Dua Hari Lagi! Ikuti Lomba Foto Hari Batik Nasional dari KAI dan Menangkan Hadiah Menarik!
Detil ruas konstruksi yang sedang dikerjakan yakni Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 1A (Betung – Supat, Musi Banyuasin) dengan total panjang 30,80 km, dan Seksi 4 Tempino – Interchange Ness dengan panjang 18,49 km.
Kedua jalan tol ini ditargetkan dapat rampung pada tahun 2025 jika tidak terkendala proses pengadaan lahan, dan penggunaan digitalisasi konstruksi.
Lebih lanjut, rekan media juga diajak menyaksikan langsung kondisi proyek, dan menerima informasi mendalam terkait progres konstruksi, serta berdiskusi dengan perwakilan proyek mengenai tantangan dan rencana ke depan.