trending

Tingkatkan Keselamatan, KAI Tutup Sejumlah Perlintasan Sebidang Rawan Kecelakaan

Sabtu, 5 Oktober 2024 | 19:00 WIB
KAI menutup sejumlah perlintasan sebidang. (DOK.PT KAI)

Menurut Anne, ada empat dampak utama dari kecelakaan di perlintasan sebidang:

Baca Juga: KAI Pecahkan Dua Rekor MURI pada Rangkaian Perayaan HUT ke-79!

  1. Korban jiwa, baik meninggal, luka berat, maupun luka ringan.
  2. Kerusakan sarana kereta api, termasuk lokomotif dan gerbong.
  3. Kerusakan prasarana, seperti rel dan alat persinyalan.
  4. Gangguan operasional, yang menyebabkan keterlambatan kereta dan penumpukan penumpang.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan KAI Group untuk Perluas Ekosistem Digital di Sektor Transportasi

Selain menutup perlintasan, KAI juga gencar melakukan sosialisasi keselamatan sejak 2020 hingga 2024.

Mereka bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, komunitas railfans, dan masyarakat, serta telah memasang lebih dari 1.500 spanduk peringatan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan.

KAI juga menertibkan ratusan bangunan liar yang berada di sekitar jalur kereta api.

Baca Juga: Info Loker BUMN KAI Properti, Dibuka Posisi Project Management Officer, Pendaftaran Paling Lambat 21 Oktober 2024

KAI juga mendorong pemerintah untuk membangun flyover atau underpass sebagai solusi jangka panjang.

Saat ini, terdapat 3.693 perlintasan sebidang di Indonesia, di mana 1.810 di antaranya tidak terjaga.

Untuk menekan angka kecelakaan, KAI juga melakukan perawatan rutin pada peralatan di perlintasan sebidang.

Baca Juga: Sambut HUT ke-79, KAI Bagi-bagi Promo Diskon Tiket Kereta Api Cuma Bayar 79%

Anne menutup pernyataannya dengan menghimbau masyarakat agar disiplin dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang.

"Keselamatan utama di perlintasan sebidang ada pada disiplin pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas. Palang pintu dan penjaga hanyalah alat bantu," tegasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, KAI berharap dapat terus meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang dan mengurangi angka kecelakaan di jalur kereta api.***

Halaman:

Tags

Terkini