Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan dari Komnas Perempuan dalam acara Peringatan 26 Tahun Komnas Perempuan dan Apresiasi Mitra Komnas Perempuan.
Penghargaan yang diterima merupakan kategori pelopor “Membangun Ruang Aman dari Kekerasan”.
Direktur SDM dan Umum KAI Rosma Handayani menerima secara langsung penghargaan tersebut dari Ketua Komisi Nasional Anti-Kekerasan di Hotel Royal Kuningan Jakarta pada Rabu (16/10).
Baca Juga: Asyiknya Nonton Symohony Lawang Sewu Secara Cuma-cuma, Ikuti Giveaway Tiket Gratisnya!
Vice President Public Relations, KAI Anne Purba mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, KAI telah meluncurkan berbagai program inisiatif untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“KAI terus berupaya untuk berkolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api dan instansi terkait untuk menjalankan program edukasi/kampanye mengeni stop kekerasan berbasis gender dan kekerasan lainnya di lingkungan KAI Group," jelasnya.
Selain itu, lanjut Anne, KAI juga menyediakan fasilitas yang ramah perempuan dan anak seperti ruang laktasi bagi Ibu menyusui dan area bermain anak di stasiun
Selain itu, tersedia pula toilet terpisah bagi wanita dan pria baik di stasiun maupun kereta.
“Selain untuk layanan kereta api, KAI juga berupaya memberikan perlindungan untuk para perempuan seperti di layanan Commuterline.
"Pada layanan Commuterline, KAI memberikan pin khusus bagi ibu hamil serta menyediakan gerbong khusus perempuan,” ungkap Anne.
Baca Juga: Camping di Ranu Kumbolo, Hal-hal yang Perlu Diketahui Sebelum Merencanakan Perjalanan
KAI juga berusaha mencegah tindakan pelecehan dengan memasang sistem CCTV Analytic pada layanan Commuterline.
CCTV Analytic adalah teknologi yang dapat mengenali wajah pelaku pelecehan dan kejahatan lain yang sudah terdaftar dalam basis data.