"Hal ini untuk memastikan industri pertahanan kami tetap menjadi objek vital dan rahasia negara terlindungi,” jelasnya.
Baca Juga: Pembangkit Listrik Apung 60 MW Karya PT PAL Indonesia Siap Beroperasi
Lebih jauh, Kaharuddin menyampaikan bahwa transformasi digital ini telah berdampak positif pada peningkatan produksi PT PAL, yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan pemerintah Indonesia dan negara-negara lain yang memesan kapal perang dari PT PAL.
"Beberapa negara sahabat kini kembali memesan kapal rumah sakit dari PT PAL," tambahnya, disambut tepuk tangan dari peserta.
Dalam presentasinya yang bertema “Peran PT PAL dalam Pembangunan Nasional,” Kaharuddin juga menekankan bahwa kebangkitan sektor maritim harus menjadi agenda nasional.
Menurutnya, sektor ini memainkan peran penting dalam ketahanan nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan, energi, dan teritorial.
“Indonesia harus memaksimalkan potensi maritimnya untuk pertahanan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Kunci keberhasilannya adalah kolaborasi lintas sektor dan inovasi teknologi,” pungkasnya.***