trending

Catatkan Kinerja Cemerlang, PT TIMAH Tbk Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Keberlanjutan Perusahaan

Senin, 25 November 2024 | 09:30 WIB
PT TIMAH Tbk menunjukkan kinerja positif dengan peningkatan produksi dan laba, serta fokus pada inovasi teknologi untuk masa depan yang lebih baik. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - PT TIMAH Tbk menggelar acara Public Expose (Pubex) 2024 di Le Meridien Jakarta.

Event ini memperkenalkan pencapaian terbaru serta pembaruan kinerja perusahaan yang terus menunjukkan hasil positif.

Dalam laporan keuangan konsolidasi untuk periode yang berakhir pada 30 September 2024, PT TIMAH Tbk berhasil mencatatkan produksi bijih timah mencapai 15.189 ton pada kuartal ketiga tahun ini.

Baca Juga: Kesempatanmu Hanya Sampai Besok! Segera Apply Lowongan Magang di Pelindo Multi Terminal

Angka tersebut mencatatkan kenaikan 36% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 11.201 ton.

Faktor utama yang mendorong peningkatan ini adalah penambahan armada operasional serta pembukaan lokasi tambang baru, yang berimbas langsung pada kinerja operasional yang semakin membaik.

Sepanjang 2024, 91% dari produksi timah perusahaan diekspor, dengan negara tujuan ekspor terbesar mencakup Singapura, Korea Selatan, India, Jepang, Amerika Serikat, dan Belanda.

Baca Juga: PLN dan Pesona Timur Indonesia: Dukung UMKM dari Sarinah hingga Pasar Global melalui Bazar

Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan meraih laba bersih sebesar IDR 908,81 miliar per September 2024, yang melampaui target dengan pencapaian 169%.

Pendapatan PT TIMAH Tbk tercatat mencapai IDR 8,25 triliun, meningkat 29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini juga didorong oleh harga jual rata-rata timah yang meningkat 15%, dari USD 27.017 per metrik ton pada 9M 2023 menjadi USD 31.183 per metrik ton pada 9M 2024.

Baca Juga: Diikuti 12.300 Pelari, Pertamina Eco RunFest 2024 Sukses Digelar

Meskipun biaya pendapatan perusahaan meningkat 4,5%, dari IDR 5,79 triliun menjadi IDR 6,05 triliun, laba operasi perusahaan tercatat IDR 1,42 triliun dan EBITDA sebesar IDR 2,08 triliun, yang menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 194% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.

Pada sisi total aset, perusahaan tercatat memiliki nilai aset sebesar IDR 12,82 triliun pada 9M 2024, sedikit menurun 0,3% dibandingkan akhir tahun 2023 yang tercatat IDR 12,85 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini