Setibanya di Stasiun Juanda, Iskandar diajak mengunjungi Commuter Control Room (CCR), pusat pemantauan operasional kereta api.
Baca Juga: Rayakan Pilkada dengan Hemat! Nikmati Diskon 10% Tiket Kereta Api dari KAI
Di sana, ia melihat sistem canggih yang memastikan kelancaran perjalanan kereta api, mulai dari koordinasi antar stasiun hingga pengawasan real-time.
Sebagai bentuk dukungan atas cita-citanya, KAI memberikan seragam masinis kepada Iskandar, yang ia kenakan dengan penuh kebanggaan.
Selain itu, Iskandar juga menerima merchandise resmi KAI seperti kartu multi-trip (KMT), tumbler, dan produk C-Corner sebagai kenang-kenangan.
“Pengalaman ini membuat saya sangat senang.
"Saya akan terus berjuang melawan kanker hati agar suatu hari bisa benar-benar menjadi masinis,” ujar Iskandar penuh semangat.
KAI berharap pengalaman ini memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi Iskandar untuk terus bermimpi besar.
“Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan anak-anak seperti Iskandar, memberi mereka harapan dan dukungan di tengah perjuangan hidup mereka,” tutup Anne.
Melalui program ini, KAI tidak hanya mendukung keberlanjutan transportasi, tetapi juga memberikan dampak nyata yang menginspirasi dan menguatkan masyarakat, terutama generasi muda Indonesia.***