Kabar BUMN - Menghadapi musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah-langkah mitigasi preventif untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Antara lain menyiagakan petugas tambahan, meningkatkan pengawasan di lokasi rawan bencana, dan menyediakan alat perawatan jalan rel beserta materialnya untuk siaga di titik-titik strategis.
Hal tersebut disampaikan oleh Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Baca Juga: Giveaway Tiket Konser Maroon 5 dari Bank Mandiri Ditutup 5 Hari Lagi! Buruan Ikutan!
“Selain itu, jajaran terkait di wilayah Daop dan Divre KAI juga melakukan pengecekan intensif secara berkala di seluruh jalur kereta api,” ujarnya.
Untuk menghadapi cuaca ekstrem, KAI telah menyiapkan 335 Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) yang rutin memantau lintasan kereta dan 151 Petugas Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) ditempatkan di area rawan longsor, banjir, dan tanah labil guna memastikan jalur tetap aman.
“KAI juga menyapkan 663 Petugas Keamanan untuk mengamankan area stasiun dan jalur kereta demi memastikan keselamatan penumpang dari potensi gangguan eksternal.
Baca Juga: Ide Destinasi Wisata Alam di Sleman, Cocok untuk Isi Liburan Akhir Tahun
"Seluruh petugas ekstra ini telah diberikan pelatihan intensif untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani situasi darurat selama operasional musim penghujan,” jelas Anne.
Sebagai antisipasi, KAI juga menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang berupa berbagai peralatan dan material untuk kondisi darurat yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Material penting untuk pendukung langkah antisipasi penguatan tubuh badan rel tersebut meliputi rel cadangan, karung berisi pasir, batu kricak, bantalan beton dan bantalan kayu.
Baca Juga: Mulai Berkarier di BUMN dengan PT MUM, Dibuka Loker Penempatan Bandung untuk Posisi Admin Layanan
"KAI juga menyediakan perlengkapan lainnya seperti peralatan teknis seperti dongkrak, alat potong rel, pelat sambung, dan penambat rel.
"Peralatan darurat seperti tenda pleton, chainsaw, serta H-beam untuk perbaikan sementara jembatan juga turut disiagakan,” ungkap Anne.