trending

PT PAL Indonesia: Mitra Strategis TNI AL dalam Modernisasi Alutsista

Sabtu, 7 Desember 2024 | 19:45 WIB
PT PAL Indonesia terus mendukung modernisasi alutsista TNI AL dengan teknologi mutakhir, memperkuat kemandirian pertahanan, dan daya saing global. (Dok. PT PAL Indonesia)

Kabar BUMN - PT PAL Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung TNI Angkatan Laut (AL) untuk memodernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan PT PAL, Edi Rianto, seusai menghadiri peringatan Hari Armada RI di Komando Armada II Surabaya pada 5 Desember.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan program Asa Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya modernisasi alutsista dan peningkatan kualitas personel TNI.

Baca Juga: Jangan Tunggu Lagi! Sedang Dibuka Peluang Karier di Bank BRI untuk Posisi Relationship Manager, Simak Lokernya!

Edi menegaskan bahwa modernisasi alutsista merupakan elemen krusial dalam membangun kekuatan pertahanan yang tangguh.

“Melalui dukungan terhadap TNI AL, kami ingin memastikan bahwa Indonesia memiliki daya tawar strategis yang kuat dan mampu menghadapi tantangan global di masa depan,” ujarnya.

Sebagai mitra strategis TNI AL, PT PAL telah membuktikan diri mampu merancang, membangun, dan memelihara kapal perang modern yang memiliki daya gentar tinggi.

Baca Juga: Belajar Jadi Asyik Bareng Whoosh Edutrip, Tarif Mulai Rp100 Ribu

Berbagai produk unggulan telah dihasilkan oleh PT PAL, termasuk KRI Layang-635, KRI I Gusti Ngurah Rai-331, dan KRI Cakra-401, kapal selam yang berhasil di-overhaul dengan teknologi lokal.

Edi menambahkan bahwa produk-produk ini merupakan bukti nyata kontribusi PT PAL dalam mendukung kewaspadaan operasional TNI AL di seluruh wilayah perairan Indonesia.

“PT PAL senantiasa berada di garis depan mendukung TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Perum Perumnas Buka Program Magang untuk Fresh Graduate, Lowongan Ditutup Akhir Desember 2024

Keberhasilan PT PAL dalam menguasai teknologi kapal perang permukaan dan kapal selam mencerminkan upaya pemerintah untuk mencapai kemandirian industri pertahanan.

Menurut Edi, penguasaan teknologi inti memungkinkan Indonesia mengurangi ketergantungan pada impor alutsista, sehingga memperkuat posisi strategis negara dalam geopolitik global.

Halaman:

Tags

Terkini