Kabar BUMN - Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah bersama Polda Jawa Tengah melaksanakan penanaman jagung pada Rabu (4/12/2024).
Penanaman jagung dilaksanakan di lahan seluas 12,3 hektare di petak 155B-1, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangpakelan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Grobogan.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga: Komitmen Hijaukan Negeri, Perhutani Tanam 24,4 Juta Pohon di Musim Tanam 2024
Penanaman jagung dilakukan di antara tanaman kehutanan seperti Jati Plus Perhutani (JPP) dan Kayu Putih, yang sudah tumbuh subur sejak tahun 2023.
Lahan ini tidak hanya berfungsi untuk menghasilkan produk kehutanan, tetapi juga sebagai ruang bagi masyarakat sekitar untuk bertani, sekaligus mendukung kelestarian hutan dan lingkungan.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Wakil Kepala Divre Jateng, Ditbinmas Polda Jateng, Polres Grobogan, serta Kepala Desa dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
Juga hadir perwakilan Ikatan Istri Karyawan (IIK) Perhutani cabang Purwodadi yang turut serta dalam kegiatan ini.
Wakil Kepala Divre Jateng, Anton Fajar Agung Susetyo, mengungkapkan bahwa penanaman jagung ini merupakan bagian dari upaya Perhutani untuk mendiversifikasi sumber pendapatan, tidak hanya mengandalkan hasil kayu, tetapi juga agroforestry.
Ia berharap, dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar hutan untuk bertani sesuai aturan yang berlaku, Perhutani dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional dan menjaga kelestarian hutan.
Kapolda Jawa Tengah, melalui Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Kombes Pol Lafri Prasetyono, menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama ini.
Ia berharap, kerja sama antara Polda Jateng dan Perhutani dapat berjalan berkelanjutan dan mendukung keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Jawa Tengah.