trending

KAI Logistik Buka Peluang Program Kemitraan Gerai, Persyaratannya Mudah, Memungkinkan Berbagai Segmen Masyarakat Bergabung

Rabu, 18 Desember 2024 | 09:00 WIB
KALOG Express sukses kelola 53 ribu ton barang retail hingga November 2024. Inovasi layanan dan perluasan jaringan memperkuat posisi di industri logistik nasional (Dok. KAI Logistik)

Kabar BUMN - KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mengajak masyarakat menciptakan peluang usaha dan mandiri secara finansial melalui program kemitraan Gerai KALOG Express.

Kemitraan Gerai selaras program pemerintah meningkatkan wirausaha, yang memegang peranan penting dalam mendorong perekonomian nasional.

Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah mengungkapkan, Pemerintah mengumumkan rasio kewirausahaan sebesar 3,35 persen dengan pertumbuhan wirausaha positif 2,05 persen.

Baca Juga: Dipengaruhi Sejumlah Faktor, Termasuk Kebutuhan Nataru, Angkutan Peti Kemas KALOG Capai 12 Persen Melebihi Target

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap wirausaha mulai meningkat, dan menjadikan wirausaha sebagai peluang usaha untuk mewujudkan kemandirian finansial,” ujar Fredi.

Melalui program kemitraan Gerai, masyarakat mampu berdaya menjadi wirausaha dengan kemudahan dan kenyamanan.

Syarat dan ketentuan yang mudah memungkinkan masyarakat dari berbagai segmentasi berani untuk memulai usaha yang mudah dan nyaman.

Baca Juga: KALOG Express Hadir di Wonogiri dengan Layanan Pengiriman Berskala Kecil untuk Dukung Optimalkan Distribusi Produk UMKM

Menurut Fredi, dengan bermodalkan smartphone, lahan yang cukup, dan biaya administrasi yang ringan masyarakat sudah bisa menciptakan lapangan usahanya sendiri di bidang logistik.

“Dengan kemudahan ini, mulai dari Ibu rumah tangga hingga mahasiswa pun sudah bisa merintis usahanya dan menjadi wirausaha,” lanjut Fredi.

Program Gerai ini, merupakan inovasi pengembangan program kemitraan yang tersedia saat ini.

Baca Juga: Capaian Gemilang KALOG Express: Kelola 53 Ribu Ton Hingga November 2024

Program gerai difungsikan sebagai titik layanan/dropping point, berbeda dengan service point yang juga mengelola kegiatan operasional logistik seperti penjemputan dan pengantaran paket.

Sehingga pada Gerai ini, pengelola hanya menerima pengiriman barang pelanggan dan selanjutnya akan dikelola petugas operasional KALOG Express untuk melanjutkan tahapan pengiriman hingga ke alamat tujuan.

Halaman:

Tags

Terkini