Pupuk Indonesia memastikan stok nasional tersedia dengan total 1.558.558 ton, yang mencakup pupuk bersubsidi (1.147.453 ton) dan nonsubsidi (411.105 ton).
Rincian stok bersubsidi meliputi urea (572.700 ton), NPK (510.125 ton), NPK Formula Khusus (17.306 ton), dan pupuk organik (47.322 ton).
"Stok kami melebihi ketentuan minimum pemerintah.
"Kami mengajak petani terdaftar di RDKK untuk segera menebus pupuk guna mendukung produktivitas di awal musim tanam," tegas Tri Wahyudi.
Dengan langkah ini, Pupuk Indonesia optimistis dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani terdaftar di subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, serta mendukung target swasembada pangan nasional.***